Cuaca panas di Inggris baru-baru ini membuat Android Auto di ponsel saya bekerja sangat lambat. Aplikasi seperti Google Maps dan Pocket Casts hampir tidak bisa berjalan bersamaan.

Untungnya, beberapa perubahan kecil berhasil mengatasi masalah ini. Berikut lima langkah yang saya lakukan.

>>> Terkunci dari Ponsel? Dr.Fone Kini Dukung Lebih Banyak Perangkat

Kembali ke Kabel

Saya sebenarnya lebih suka Android Auto nirkabel, tetapi saat panas, koneksi nirkabel membuat ponsel bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak panas.

Beralih ke kabel berkualitas tinggi dari merek ternama membantu. Kabel yang baik dapat mentransmisikan data lebih cepat, sehingga Android Auto kembali responsif.

Arahkan AC ke Ponsel

Saya menggunakan dudukan ponsel Spigen Cryomax yang memiliki kipas pendingin, tetapi karena sekarang memakai kabel, dudukan tersebut tidak terpakai.

Solusinya: nyalakan AC mobil dan arahkan ke ponsel. Dudukan yang menempel di ventilasi AC sangat ideal untuk menjaga suhu ponsel tetap rendah.

Matikan Penghemat Baterai dan Optimasi

Mode penghemat baterai membatasi kinerja prosesor, yang justru membuat ponsel bekerja lebih keras dan panas. Matikan mode ini saat menggunakan Android Auto.

Selain itu, buka Setelan > Aplikasi > Android Auto, lalu ketuk Penggunaan baterai aplikasi. Aktifkan Izinkan penggunaan latar belakang dan pilih Tidak dibatasi.

Ini mencegah sistem membatasi kinerja Android Auto.

>>> Gerakan Tanam Pohon: Langkah Nyata Pulihkan Alam dan Kurangi Emisi Karbon

Bersihkan Cache Aplikasi

Cache yang penuh membuat aplikasi harus memproses banyak data tambahan, yang memperlambat kinerja. Di setelan Android Auto, pilih Penyimpanan dan cache, lalu ketuk Hapus cache.

Langkah sederhana ini sangat membantu mengurangi lag.

Kurangi Animasi

Animasi memang menarik, tetapi hanya bersifat kosmetik dan menghabiskan daya pemrosesan. Aktifkan Opsi Pengembang, lalu cari bagian Menggambar.

Ubah tiga pengaturan animasi: Skala animasi jendela, Skala animasi transisi, dan Skala durasi animator menjadi 0,5x atau matikan total.

Ini membebaskan sumber daya sistem untuk tugas yang lebih penting.

Android Auto pada dasarnya adalah versi diperbesar dari layar ponsel, sehingga banyak data yang dikirim antara layar mobil dan ponsel.

Tidak heran jika kinerjanya menurun saat suhu tinggi atau baterai lemah.

>>> Aksi Damai Dukung MBG, Gubernur Kalteng Tampung Aspirasi Warga

Anda mungkin tidak perlu menerapkan semua langkah di atas, tetapi beberapa di antaranya dapat membantu Android Auto tetap lancar.