Bek tengah Ekuador, Willian Pacho, akan menjadi andalan di lini belakang saat timnya menghadapi Meksiko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 24 tahun yang membela Paris Saint-Germain ini tampil impresif sepanjang turnamen.

>>> Meksiko Kalahkan Ekuador, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ia menjadi starter reguler di bawah asuhan pelatih Luis Enrique, berduet dengan Marquinhos di jantung pertahanan klub Prancis tersebut.

Menurut laporan record. com.

mx, kekuatan fisik, kecepatan, distribusi bola yang terkontrol, dan kemampuan udaranya membuat Pacho diakui sebagai salah satu bek tengah terbaik saat ini.

Karier profesional Pacho dimulai di Independiente del Valle di Ekuador sebelum pindah ke Royal Antwerp di Belgia.

>>> Maskapai dan Bandara Desak Uni Eropa Tunda Pemeriksaan Biometrik

Setelah satu setengah tahun, ia bergabung dengan Eintracht Frankfurt di Jerman, lalu PSG menebusnya sebesar 40 juta euro.

Kesuksesannya di Eropa memperkuat tim nasional Ekuador, di mana ia bermain bersama gelandang Chelsea, Moisés Caicedo.

Untuk laga knockout nanti, Pacho dan rekan duetnya di lini belakang, Joel Ordóñez dari Club Brugge, bertugas menghentikan serangan Meksiko yang dilatih Javier Aguirre.

Meksiko memiliki Raúl Jiménez, Julián Quiñones, dan Roberto Alvarado di lini depan.

>>> ShopeePay Dukung Digitalisasi UMKM dan Edukasi Keamanan Transaksi di KKM & DIGIMAFEST 2026

Sejauh ini, Ekuador baru kebobolan dua gol selama Piala Dunia, sementara Meksiko sudah mencetak enam gol.