Peneliti AI Khawatirkan 'Momen Chernobyl' yang Bisa Membalikkan Dunia Melawan AI
Para peneliti kecerdasan buatan (AI) dari Amerika Serikat dan China mendesak kerja sama global untuk mengatasi risiko pengembangan AI yang tidak terkendali.
Mereka khawatir bahwa insiden besar akibat AI bisa memicu sentimen publik yang negatif, mirip dengan dampak bencana Chernobyl terhadap industri nuklir.
>>> Cara Merekam Layar Laptop di Tahun 2026, Makin Mudah dan Canggih
Stephen Casper, ilmuwan komputer dari MIT yang berbicara di konferensi AI di Beijing, mengatakan bahwa hampir semua pihak sepakat AI tidak membutuhkan 'momen Chernobyl'.
Menurut Casper, kekhawatiran bukan hanya pada bencana itu sendiri, tetapi juga pada rusaknya persepsi publik terhadap AI yang bisa menghambat perkembangannya.
Ancaman Siber dan Keterbukaan Model AI
Berbagai skenario bencana AI berkisar dari skenario ala Skynet hingga pengangguran massal. Namun, kekhawatiran terbaru berfokus pada potensi AI mengganggu keamanan siber.
Peretas dapat menyalahgunakan alat AI untuk melancarkan serangan siber yang lebih besar dan lebih mudah dilakukan.
>>> Penyebab HP Tiba-Tiba Mati dan Cara Mengatasinya
Kekhawatiran ini diperkuat oleh model AI sumber terbuka (open-source) yang bebas digunakan namun kurang diawasi dibandingkan model komersial.
Seorang sumber dari perusahaan AI terkemuka China mengatakan bahwa masalah keamanan menjadi alasan model canggih di China tidak lagi dirilis sebagai open-source.
Lin Yun, profesor di Shanghai Jiao Tong University, memperingatkan bahwa dalam jangka pendek peretas akan diuntungkan oleh AI, tetapi dalam jangka panjang AI juga bisa memperkuat keamanan siber.
Ia menekankan perlunya kerja sama global untuk mengembangkan prinsip dan standar keamanan bersama.
>>> BWC: Tersangka Kabur Tembak Polisi New Britain Sebelum Ditembak
Meskipun AS dan China adalah pesaing geopolitik dan pemimpin AI, Casper membandingkan situasi ini dengan kerja sama AS-Uni Soviet dalam mengendalikan ancaman nuklir.
Update Terbaru
Timex Luncurkan Jam Tangan Retro Marlin America 250 Edisi Khusus
Rabu / 01-07-2026, 07:07 WIB
Arti Kode Batang BBM Pertamina: Fungsi, Manfaat, dan Cara Pendaftaran
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Cara Menggunakan WhatsApp Web di PC, Android, dan iOS Terbaru 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Iran Ucapkan Terima Kasih ke Meksiko, Sebut Tijuana Rumah Kedua di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Profil Andi Saputra, Satu-satunya Hakim yang Minta Nadiem Makarim Bebas
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Paraguay Hadapi Prancis di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Nadiem Makarim: Hakim Tahu Saya Tak Bersalah, Tapi Tak Berani Tatap Mata
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Aturan Pajak JHT 16 Tahun Diprotes, DJP Sinyalkan Batas Bebas Pajak Naik
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Kontroversi Karakter Werewolf Love and Deepspace Berujung Pembatalan
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Obsession Resmi Jadi Film Orisinal Terlaris Dekade Ini, Kalahkan Sinners
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Hideo Yamamoto Luncurkan Manga Baru Suiken Japan pada 6 Juli
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Aktris Ruby Rose Alami Patah Tulang Rusuk Usai Jatuh di Kolam Renang
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Royals Hadapi Rays dalam Seri Tiga Pertandingan di Kauffman Stadium
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Chad Michael Murray Bicara Masa Depan Sullivan's Crossing Season 5
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB






