Produksi yang sabar dan chorus besar menjadi daya tarik utama.

BOYNEXTDOOR merilis "VIRAL" yang terlalu kompeten namun kurang terasa personal. Sebaliknya, "ddok ddok ddok" dianggap lebih kuat dengan sampling lonceng tradisional Korea dan rap agresif.

Izna dengan "Metronome" berhasil mengubah keterbatasan vokal menjadi kekuatan melalui produksi elektronik yang padat. Hook "Music takes control" terasa sangat efektif.

BABYMONSTER melepaskan "SUGAR HONEY ICE TEA" yang lebih ringan dan menyegarkan, menjauh dari suara hip-hop khas YG. Lagu ini menunjukkan potensi grup untuk bereksperimen.

Kolaborasi Le Sserafim, ILLIT, dan KATSEYE dalam "Iconic By Mistake" dinilai terlalu dapat diprediksi. Meskipun konsepnya menarik, eksekusinya kurang berani.

>>> Trailer Perdana Cyberpunk: Edgerunners 2 Dirilis, Tayang Fall 2026

RIIZE dengan "Do Your Dance" cukup energik, namun belum mampu meninggalkan kesan mendalam.