Manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, bersiap melakukan penyesuaian besar pada susunan pemain menjelang pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia melawan Panama, Sabtu malam di New Jersey.

Langkah ini diambil setelah Inggris bermain imbang tanpa gol melawan Ghana di Boston pada Selasa lalu.

in1

>>> Cara Mudah Dapatkan Rp1,8 Juta dari Bansos Tambahan Juli 2026

Gelandang Arsenal, Eberechi Eze, mendorong untuk mendapatkan peran yang lebih besar setelah menjalani debut turnamen sebagai pemain pengganti melawan Ghana.

Eze menyarankan penggunaan dua gelandang serang untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat.

"Ya, saya pikir itu adalah opsi. Itu adalah sesuatu yang sudah dibicarakan manajer sebelumnya, jadi itu pasti sesuatu yang kami miliki," ujar Eze.

Gelandang berusia 27 tahun itu juga menekankan fleksibilitasnya dalam posisi di lapangan dan kesiapannya tampil dalam tugas apa pun.

"Saya tidak masalah dengan posisi dan peran apa pun, asalkan saya melakukannya, baik sebagai starter maupun dari bangku cadangan," tambahnya.

Eze mengomentari instruksi yang diterimanya dari Tuchel saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Ghana.

"Keluar, nikmati, coba menangkan pertandingan, fokus pada apa yang Anda coba lakukan," katanya.

Ia juga menepis kekhawatiran tentang kelelahan fisik akibat musim klub, dengan menyebut motivasi tinggi dan kepercayaan diri dari kesuksesan domestik.

"Secara pribadi, saya tidak butuh motivasi lebih dari turnamen ini; saya termotivasi dan suka bermain sepak bola, jadi saya siap," ujar Eze.

Eze menyoroti Pantai Gading sebagai tim yang mengesankan selama turnamen, namun tetap fokus pada tugasnya bersama Inggris.

Ia juga mengonfirmasi bahwa rekan setimnya di Arsenal, Declan Rice, masih tersedia meskipun mengalami cedera ringan, namun Rice memiliki kartu kuning dan mungkin diistirahatkan.