Terkait laga pembuka Grup L, Stimac menilai hasil imbang tidak masalah. Namun, kekalahan bisa memberi tekanan karena Ghana adalah lawan berat.

Ghana dilatih Carlos Queiroz yang pernah berhadapan dengan Stimac.

Menghadapi penyerang Inggris Harry Kane, Stimac menekankan perlunya pertahanan kolektif.

"Gelandang bertahan harus melindungi ruang di depan Kane, dan bek tengah harus memastikan dia tidak di belakang Anda," urainya.

Kane memiliki kemampuan lengkap untuk mencetak gol dan membuka ruang. Stimac menegaskan, menghentikan pemain sekualitas Kane hanya bisa dilakukan secara tim.

Stimac yang melatih India pada 2019-2024 juga mengenang generasi 1998 yang melewatkan dua turnamen besar akibat perang.

Saat debut Piala Dunia melawan Jamaika, ia fokus penuh dengan mengabaikan gangguan.

"Kegembiraan sangat tinggi, tapi kami santai dan percaya diri. Generasi kami telah menunggu bertahun-tahun untuk diakui.

>>> Tomas Brolin Remehkan Peluang Inggris Juara Piala Dunia 2026

Itu adalah kesempatan pertama dan terakhir untuk membuktikan nilai kami," pungkas Stimac.