Vivo dikabarkan akan segera meluncurkan ponsel lipat terbarunya, Vivo X Fold 6, di pasar China.

Perangkat ini menjadi yang pertama di lini X Fold yang menggunakan chipset MediaTek, bukan Qualcomm.

>>> Meksiko dan Korea Selatan Raih Kemenangan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Informasi tersebut dikonfirmasi pada Jumat, 12 Juni 2026. Vivo X Fold 6 akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition.

Langkah ini menandai perubahan strategi bagi Vivo. Sebelumnya, seluruh seri X Fold selalu mengandalkan prosesor Snapdragon buatan Qualcomm.

Pemilihan chipset MediaTek disebut bertujuan untuk menawarkan performa tinggi sekaligus efisiensi konsumsi daya yang lebih baik.

Baterai Besar dan Kamera 200 MP

Selain dapur pacu, Vivo X Fold 6 dibekali baterai berkapasitas sekitar 7.000 mAh. Kapasitas ini menjadikannya salah satu yang terbesar di kelas ponsel lipat.

Sektor kamera juga mengalami peningkatan signifikan.

>>> Krisis Perumahan Los Angeles: Warga Berpenghasilan Rendah Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Sensor utama berukuran besar 200 MP akan dipadukan dengan lensa periskop telefoto 50 MP dan lensa ultrawide 50 MP.

Dari segi visual, perangkat ini mempertahankan desain lipat bergaya buku. Layar utama berukuran sekitar 8 inci, sementara layar luar sekitar 6,5 inci.

Vivo juga melakukan optimalisasi pada fitur multitasking. Manajemen jendela ditingkatkan dan kemampuan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan diklaim lebih baik.

Meskipun baterai lebih besar, bodi perangkat tetap tipis dan ringan. Hal ini terlihat dari beberapa unit prototipe yang beredar di publik.

Bagian punggung Vivo X Fold 6 masih mempertahankan modul kamera berbentuk melingkar. Desain ini menjadi ciri khas dari seri X Fold sebelumnya.

>>> Siapa Anak dan Suami Putri Bajrakitiyabha Anak Sulung Raja Thailand yang Meninggal Dunia Usai Sakit Selama Tiga Tahun

Peluncuran perdana diperkirakan berlangsung pada akhir Juni 2026 di China. Rilis untuk pasar global diprediksi akan menyusul setelahnya.