Banyak orang mengira hanya makanan manis yang menyebabkan gula darah melonjak. Namun, sejumlah faktor lain yang sering dianggap sepele juga dapat memicu kenaikan glukosa dalam tubuh.

Para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya memahami pemicu tersembunyi kenaikan gula darah. Hal ini khususnya bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalami gangguan metabolisme.

>>> Investor Asing Borong Saham BBCA dan DSSA, Net Buy Rp 492,4 Miliar

Berikut adalah sepuluh hal mengejutkan yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kadar gula darah, mengutip CDC.

Faktor Pemicu Kenaikan Gula Darah

1. Terbakar sinar matahari.

Sunburn menyebabkan tubuh menganggapnya sebagai cedera atau stres fisik, sehingga melepaskan hormon stres yang memicu hati melepaskan lebih banyak glukosa.

2. Pemanis buatan.

Meski masih perlu penelitian lebih lanjut, beberapa studi menunjukkan pemanis buatan dapat meningkatkan gula darah.

3. Kopi.

Kafein dalam kopi dapat menyebabkan lonjakan gula darah pada sebagian orang, terutama yang memiliki resistensi insulin.

4. Kurang tidur.

Kurang tidur, bahkan hanya satu malam, memengaruhi cara tubuh memproses insulin. Hormon kortisol yang dilepaskan membuat sel tubuh lebih kebal terhadap insulin.

5. Melewatkan sarapan.

>>> PT Toyota Astra Motor Perkenalkan Veloz Hybrid di Malang

Melewatkan atau menunda sarapan terlalu lama dapat mengganggu ritme metabolisme dan membuat kadar gula darah sulit dikendalikan sepanjang hari.

6. Efek Somogyi.

Kondisi pada penderita diabetes di mana gula darah turun drastis pada malam hari, memicu lonjakan gula darah tinggi di pagi hari sebagai respons alami tubuh.

7. Fenomena fajar.

Lonjakan gula darah alami antara pukul 03.00 hingga 08.00 pagi akibat respons hormonal tubuh yang bersiap menghadapi aktivitas hari baru.

8. Dehidrasi.

Kurangnya cairan membuat konsentrasi gula dalam darah lebih tinggi. Minum air yang cukup membantu tubuh mengatur kadar glukosa lebih efektif.

9. Semprotan hidung.

Beberapa semprotan hidung mengandung bahan kimia yang memicu hati memproduksi lebih banyak gula darah.

10. Penyakit gusi.

>>> PKL Padati Bundaran HI Jelang Demo BEM UI

Infeksi gusi parah memicu peradangan di seluruh tubuh yang menyebabkan resistensi insulin, sehingga kadar gula darah meningkat dan sulit dikendalikan.