Diet Campur Teh dan Obat Pencahar Viral di China, Banyak Orang Masuk RS
Sebuah metode diet ekstrem yang mencampurkan teh tanpa gula dengan obat pencahar jenis enema gliserin menjadi viral di China.
Banyak orang yang mencobanya justru berakhir di rumah sakit.
>>> Pengadilan Banding Federal Blokir Perintah Trump soal Pemilu Surat
Dilansir dari SCMP, tren ini dilakukan dengan mencampurkan cairan enema gliserin ke dalam teh tanpa gula.
Minuman tersebut kemudian dikocok dan diminum dengan harapan berat badan turun hingga 4 kilogram dalam dua hari.
Metode ini menyebar setelah sejumlah kreator konten membagikan pengalaman mereka mengaku berat badannya turun drastis.
Penurunan itu terjadi karena mereka lebih sering buang air besar setelah mengonsumsi campuran tersebut.
Efek Samping Berbahaya
Seorang perempuan bernama Ma mengaku merasakan sakit parah sekitar 30 menit setelah meminum campuran itu. Ia mencoba minum air hangat, tetapi kondisinya justru memburuk.
Dalam beberapa jam, ia mengalami diare dan muntah berulang. Ia harus bolak-balik ke toilet hampir setiap jam hingga tidak bisa tidur semalaman.
Sebuah rumah sakit di Provinsi Henan, China, melaporkan banyak pasien gawat darurat akibat mengikuti tren ini.
>>> Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa teh tanpa gula mengandung teofilin, polifenol, dan tanin yang dapat memicu sakit perut atau diare, terutama jika diminum saat perut kosong.
Ketika teh dicampur dengan enema gliserin, efek pencaharnya menjadi jauh lebih kuat. Rumah sakit menegaskan bahwa enema gliserin hanya untuk penggunaan luar dan tidak boleh diminum.
Ahli gizi Sun Hailan dari Chongqing Women's and Children's Hospital mengatakan bahwa mengonsumsi enema gliserin melalui mulut dapat menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit hingga merusak lapisan usus.
Menurutnya, penurunan berat badan yang terjadi bukan dari pembakaran lemak, melainkan karena kehilangan cairan dan pengeluaran sisa kotoran.
Setelah tubuh terhidrasi kembali, berat badan akan naik lagi.
Para dokter mengingatkan bahwa cara aman menurunkan berat badan adalah dengan pola makan bergizi seimbang, defisit kalori sehat, dan olahraga rutin.
>>> Mantan Istri Shawn Duffey Akui Tak Kaget dengan Dugaan Pembunuhan Sara Gilson
Metode instan yang belum terbukti aman justru berisiko menimbulkan masalah kesehatan serius.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







