Gelandang muda Timnas Argentina, Nico Paz, dilaporkan memilih bertahan di Como 1907 dan mengabaikan kesempatan kembali ke Real Madrid.

Pemain berusia 21 tahun itu memutuskan tetap di Italia meskipun Real Madrid berupaya mengaktifkan klausul pembelian kembali pada bursa transfer musim panas 2026.

>>> SW Indonesia dan BEI Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Perusahaan Jelang IPO

Prospek berlaga di Liga Champions musim 2026-2027 menjadi faktor utama yang membuatnya bertahan lebih lama di Como 1907.

Como 1907 memastikan satu tempat di kompetisi tertinggi antarklub Eropa setelah menang atas Cremonese pada pekan ke-38 Liga Italia.

Langkah Como juga terbantu oleh kekalahan AC Milan dari Cagliari.

Peran Penting Nico Paz

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, sebelumnya mengaku pasrah soal masa depan Nico Paz yang terus diburu Real Madrid.

Fabregas memproyeksikan kombinasi Nico Paz dan Martin Baturina sebagai pilar utama untuk bersaing di Liga Champions musim depan.

>>> DPR dan Pemerintah Sepakati Kenaikan Target Pendapatan Negara 2027

"Dia pemain penting bagi kami, terutama untuk musim depan," kata Fabregas dilansir dari TuttoComo.

"Kami sudah mulai membicarakan masa depannya, tapi saya tidak bisa mengatakan apa pun lagi."

Nico Paz tampil memikat saat membawa Como menang 2-0 atas Lazio di laga pembuka Serie A 2025-2026.

Rencana Cadangan Real Madrid

Real Madrid bergerak cepat mengantisipasi kegagalan memulangkan Nico Paz dengan menyiapkan target alternatif.

Pakar transfer Italia, Fabrizio Romano, mengungkapkan Real Madrid selangkah lagi mengamankan jasa Bernardo Silva yang berstatus bebas transfer dari Manchester City.

>>> Tabel Angsuran Pinjaman KUR Mandiri Juni 2026: Tenor Hingga 60 Bulan

Los Blancos telah melayangkan tawaran resmi kepada perwakilan Bernardo Silva, yang juga diincar Barcelona dan Atletico Madrid.