Piala Dunia 2026 Sepi Peminat Akibat Biaya Tinggi dan Kendala Visa
Gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diperkirakan tidak akan mencapai target lonjakan wisatawan internasional yang diharapkan.
Hambatan utama meliputi mahalnya biaya transportasi, prosedur visa yang rumit, serta kompleksitas mobilisasi suporter di antara 16 kota penyelenggara.
>>> Mohamed Salah Sepakati Kepindahan ke Fenerbahce Usai Piala Dunia 2026
Sektor perhotelan di New York, yang akan menjadi tuan rumah final pada 19 Juli 2026, sudah merasakan dampaknya.
Asosiasi hotel setempat memotong proyeksi pendapatan hingga 60 persen, dari estimasi awal US$ 150 juta menjadi hanya US$ 60 juta.
Data maskapai penerbangan juga menunjukkan kelesuan minat pasar luar negeri.
Perusahaan analisis Cirium mencatat penurunan pemesanan tiket dari Eropa ke kota tuan rumah sebesar 3,8 persen untuk Juni-Juli 2026 dibandingkan tahun lalu.
New York mengalami kemerosotan terdalam hingga 15,8 persen.
FIFA sebelumnya memproyeksikan sekitar 1,2 juta suporter akan memadati New York selama turnamen.
Namun, pelaku industri pariwisata lokal menganggap target itu terlalu berlebihan dan memprediksi hanya sekitar 500.000 pengunjung yang datang.
>>> 11 Pesepak Bola dengan Pendapatan Tertinggi di Piala Dunia 2026
Masalah finansial dan administrasi perjalanan menjadi faktor krusial yang menahan kedatangan penggemar sepak bola.
Pola perjalanan yang tersebar di tiga negara secara otomatis mendongkrak pengeluaran untuk akomodasi dan transportasi logistik.
Dana Lattouf, CEO distributor tiket asal Inggris Tickitto, mengatakan suporter asing harus menanggung biaya tiket tinggi, transportasi, akomodasi, serta proses visa yang memakan waktu dan biaya.
Banyak suporter asing akhirnya memilih menunda atau membatalkan perjalanan.
Di sisi lain, pasar penyewaan rumah jangka pendek justru mencatat performa positif.
Perusahaan analisis Air DNA mendeteksi lonjakan pemesanan properti sewa seperti Airbnb di Boston dan Los Angeles karena menawarkan harga lebih ramah kantong.
>>> Manchester United Rombak Skuat demi Strategi Baru Michael Carrick
Tarif sewa harian rata-rata untuk pemesanan awal adalah US$ 218 per malam, sementara pemesanan di awal Juni 2026 mencapai US$ 335 per malam.
Update Terbaru
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Sandy Walsh Cetak Gol Sundulan, Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 3-0
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Tenggat Rasio Pinggang-Tinggi Angkatan Udara AS: Data Tidak Mempengaruhi Skor Kebugaran
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB







