Manajer permanen Manchester United, Michael Carrick, merancang strategi baru menjelang musim kompetisi 2026/2027. Langkah ini diambil setelah penunjukan resminya pada Mei 2026 dengan kontrak dua tahun.

Salah satu perubahan utama adalah mendorong Kobbie Mainoo ke posisi lebih menyerang.

>>> John Herdman Puji Stadion Utama Sumut dan Suporter Indonesia

Rencana ini didasarkan pada kesuksesan lini tengah Paris Saint-Germain yang dihuni Fabian Ruiz, Joao Neves, dan Vitinha.

Untuk mendukung kebebasan Mainoo, Manchester United mendatangkan gelandang bertahan Ederson Silva dari Atalanta senilai 35 juta Euro.

Laporan The Sun mengungkapkan Carrick ingin Mainoo lebih sering melakukan lari melewati pertahanan lawan.

Carrick tetap mempertahankan formasi dasar 4-2-3-1 demi menjaga ruang gerak Bruno Fernandes. Namun, inspirasi taktiknya datang dari sistem 4-3-3 milik PSG.

Perubahan ini berdampak pada Manuel Ugarte yang berpotensi dilepas dan Mason Mount yang akan digeser ke posisi lebih dalam.

>>> Aplikasi Livescore Tembus 2,3 Juta Pengguna Aktif di Indonesia

Manajemen juga masih mengincar dua gelandang baru, pemain sayap kiri, bek kiri, striker, dan bek tengah.

Dukungan Legenda untuk Carrick

Keputusan mempertahankan Carrick didukung legenda klub Teddy Sheringham. Ia optimistis terhadap masa depan tim di bawah kendali mantan gelandang tersebut.

Sheringham menilai Carrick memiliki kecerdasan taktis dan rekor impresif dengan 11 kemenangan dari 16 laga sebagai pelatih interim.

"Semua pembicaraan bahwa ini mungkin akan berakhir seperti di bawah Ole Gunnar Solskjaer, itu omong kosong belaka. Anda harus memberi Carrick kesempatan," ujarnya.

>>> Liverpool Incar Tiga Pemain Bournemouth Usai Tunjuk Andoni Iraola

Manchester United bersiap menghadapi bursa transfer 15 Juni 2026 untuk mengarungi empat kompetisi sekaligus. Dengan strategi baru dan tambahan pemain, Carrick berharap timnya bisa bersaing di level tertinggi.