"Dedik hadir dalam banyak momen penting perjalanan klub.

Ia merasakan euforia juara, menghadapi masa-masa sulit karena cedera, hingga ikut berdiri bersama kami saat berusaha bangkit setelah Tragedi Kanjuruhan.

Semua itu menjadikan Dedik bukan hanya sebagai pemain, tetapi bagian dari sejarah Arema FC yang akan selalu dikenang," kata Yusrinal.

Yusrinal menegaskan hubungan baik antara Arema FC dan Dedik akan tetap terjaga. Pintu komunikasi dan silaturahmi selalu terbuka untuknya.

"Kami memahami bahwa dalam sepak bola selalu ada awal dan akhir. Perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan baik yang telah terjalin.

Dedik akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC, dan pintu silaturahmi akan selalu terbuka untuknya," tutur Yusrinal.

>>> Lee Jae Wook Siap Debut Penyanyi Lewat Single SHADOW Besok

Dedik Setiawan pertama kali bergabung dengan Arema FC pada 25 September 2016. Sebelumnya, ia memulai karier profesional bersama Persekam Metro FC.