Dewi Shri Farmindo Akuisisi Lahan 1,5 Hektar di Cikarang untuk Ekspansi Frozen Food
PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) mengambil alih aset strategis seluas 1,5 hektar di kawasan Cikarang, Jawa Barat.
Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi perusahaan ke sektor pengolahan pangan.
>>> Rizky Ridho dan Diky Soemarno Kecam Perundungan terhadap Beckham Putra
Akuisisi ini menandai transformasi bisnis emiten dari agribisnis konvensional menuju industri pangan terintegrasi. Perusahaan ingin memperkuat rantai bisnis dari hulu ke hilir serta membuka sumber pendapatan baru.
Aset yang dibeli telah mengantongi seluruh perizinan operasional sehingga siap digunakan untuk mendukung proses produksi pangan.
Manajemen memproyeksikan fasilitas baru ini mampu menyumbang sekitar 15 persen terhadap total penjualan pada tahun pertama operasional.
Kontribusi tersebut diperkirakan melonjak hingga 40 persen setelah seluruh fasilitas beroperasi secara penuh.
Direktur Utama Dewi Shri Farmindo, Aditiya Fajar Junus, menjelaskan bahwa ekspansi ini merupakan strategi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem usaha yang terintegrasi.
>>> Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Secara Online
"Kami tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.
Dengan fasilitas yang sudah siap dan perizinan yang lengkap, kami optimistis dapat segera masuk dan bersaing di industri frozen food," ujar Aditiya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).
Fasilitas yang diperoleh dari akuisisi ini meliputi rumah potong ayam berstandar industri, infrastruktur cold storage, serta sarana pendukung distribusi makanan beku.
Integrasi fasilitas ini memberikan keuntungan kompetitif dalam menjaga kualitas bahan baku langsung dari awal produksi.
Letak aset di kawasan industri Cikarang dinilai strategis karena mempermudah akses logistik ke pusat konsumsi utama di Jabodetabek dan Jawa Barat.
>>> Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik di SUGBK
Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya distribusi sekaligus mengantisipasi meningkatnya permintaan pasar terhadap produk pangan yang higienis dan praktis.
Update Terbaru
Veda Ega Pratama Finis Keempat di Moto3 GP Prancis 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:56 WIB
Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Rabu / 10-06-2026, 15:55 WIB
Bartomeu Buka Suara soal Alokasi Dana Penjualan Neymar
Rabu / 10-06-2026, 15:55 WIB
Manchester United Rilis Jadwal Pramusim 2026, Hadapi Atletico hingga PSG
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.940 per Dolar AS, Didorong Sentimen Positif
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Marc Marquez Jalani Operasi Ganda Usai Kecelakaan di MotoGP Prancis
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Bahlil Minta Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis Diperbaiki Bersama
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Puluhan Ribu Penerima PIP Lolos SNBT dan SNBP 2026, Berhak Dapat KIP Kuliah
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka Korupsi Motor Listrik
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Atap Bocor Bisa Sebabkan Rangka Baja Ringan Berkarat dan Ambruk
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Pertamina Luncurkan Kapal Pembersih Sampah Otomatis di Bali
Rabu / 10-06-2026, 15:51 WIB
Harga BBM Pertamina 10 Juni 2026: Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik Signifikan
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Targetkan Penjualan Rp1,390 Triliun pada 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
Video Viral Rekam Objek Terbang Misterius di Area 51 Nevada
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB






