Kerusakan fisik pada smartphone seperti penyok dan goresan biasanya membuat perangkat dianggap tidak bisa diselamatkan.

Namun, di China, sejumlah toko reparasi ponsel berhasil memulihkan kondisi bodi gawai hingga mendekati baru.

>>> Smartfren Perkuat Jaringan di 400 Kota, Mulai Gelar 5G Blanket

Proses pemulihan ini memiliki kemiripan dengan metode bengkel ketok magic di Indonesia.

Metode tersebut terkenal mampu memperbaiki bodi mobil penyok secara cepat dan efisien tanpa perlu cat ulang total.

Aksi para teknisi gawai ini terekam dalam sebuah video yang tersebar di platform X melalui akun Pixel Gamer 4K.

Rekaman tersebut memperlihatkan proses restorasi rangka bodi pada perangkat iPhone 17 Pro Max.

Kondisi awal gawai premium tersebut tampak mengalami kerusakan parah pada bagian sisinya.

Diduga kuat akibat benturan keras setelah terjatuh, rangka luar berbahan aluminium dipenuhi goresan dalam serta cekungan penyok.

Uniknya, para teknisi sama sekali tidak melakukan penggantian bodi atau komponen cangkang asli. Penanganan berfokus pada perataan kembali struktur yang melengkung dan penghalusan permukaan material secara bertahap.

Pengerjaan restorasi dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi serta presisi yang sangat ketat.

>>> 5 HP Android Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Alternatif iPhone Murah

Hasil akhir memperlihatkan permukaan bodi kembali rata dan halus seperti sediakala tanpa meninggalkan bekas kerusakan yang kentara.

Keberhasilan ini dipengaruhi oleh perpaduan antara karakteristik bahan baku perangkat serta keahlian teknisi.

Material aluminium pada rangka memang lebih rentan penyok, tetapi lebih fleksibel untuk dibentuk kembali dibandingkan titanium.

Teknisi memanfaatkan teknik khusus untuk menekan balik area penyok dan mengikis goresan tanpa membongkar bodi utama.

Layanan pemulihan bodi smartphone dengan tingkat kemiripan tinggi ini masih sangat jarang dijumpai di luar China.

Di berbagai negara lain, jasa restorasi serupa tergolong langka dan umumnya mematok tarif sangat tinggi karena membutuhkan keahlian khusus.

Hal ini sejalan dengan pernyataan CEO Apple, Tim Cook, yang menyebut keunggulan ekosistem industri China adalah melimpahnya tenaga kerja terampil.

>>> Dangbei Luncurkan Earbud Clip-On Air 1S dengan Layar AMOLED 2,04 Inci

Akibatnya, pengguna gawai di wilayah lain saat ini masih mengandalkan pelindung tambahan atau memilih mengganti perangkat baru jika kerusakan fisik sudah terlalu parah.