Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak signifikan pada perdagangan siang hari, Selasa (9/6/2026).

Pergerakan positif saham di sektor perbankan menjadi motor utama penguatan tersebut.

>>> OJK Awasi Khusus Delapan Perusahaan Pinjaman Daring

Hingga pukul 13.50 WIB, IHSG tercatat naik 4,21% ke posisi 5.567,28.

Indeks Saham Finansial ikut meroket 4,17% ke level 1.214,41.

Saham Bank Besar Melesat

Saham perbankan berkapitalisasi besar mencatat kenaikan signifikan.

BBRI melesat 4,63%, BBCA naik 4,12%, BMRI bertambah 5,93%, BBNI melambung 7,97%, dan BRIS menguat 6,50%.

Kenaikan ini dipicu oleh keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan dan rencana aksi korporasi pembelian kembali saham oleh bank BUMN.

BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa (9/6/2026).

Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility 25 bps menjadi 4,50% dan lending facility ke 6,25%.

Langkah ini merupakan respons terhadap tekanan nilai tukar rupiah akibat gejolak global, termasuk perang di Timur Tengah.

BI menyatakan kenaikan suku bunga bersifat pre-emptive untuk menjaga inflasi 2026 dan 2027 tetap dalam sasaran 2,5±1%.

Kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan imbal hasil investasi domestik dan menarik kembali aliran modal asing.

Depresiasi rupiah yang lebih dalam dari estimasi, tingginya permintaan valas, dan aksi jual investor asing menjadi pertimbangan utama.

>>> Dua Ganda Indonesia Lolos ke 16 Besar Australian Open 2026

Intervensi melalui kenaikan imbal hasil dan insentif operasi moneter dinilai penting untuk memicu masuknya investasi portofolio asing.

Fundamental Perbankan Solid