Heboh Loker Uji Nyali Rp8,4 Juta di Bekasi, Komunitas Horor Jepang Annyaobake Dituding Jalankan Modus Penipuan

Nama komunitas horor Jepang Annyaobake kembali menjadi perbincangan setelah akun media sosial mereka mengumumkan telah menemukan lokasi yang disebut sebagai properti angker di wilayah Bekasi.

Informasi itu muncul melalui unggahan akun @ANNYAOBAKE pada 4 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, mereka menyebut tengah menyiapkan kegiatan uji nyali di lokasi yang diklaim memiliki reputasi menyeramkan.

Bersamaan dengan pengumuman itu, akun tersebut juga menawarkan pekerjaan paruh waktu selama dua hari. Imbalan yang dijanjikan mencapai Rp8,4 juta atau sekitar Rp4,2 juta per hari.

Lowongan tersebut ditujukan bagi warga negara Indonesia yang bersedia tinggal selama dua hari di dalam bangunan yang disebut sebagai lokasi uji nyali.

Tak butuh waktu lama, informasi itu menyebar luas di media sosial. Banyak pengguna internet penasaran dengan mekanisme pendaftaran, sementara sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran tawaran tersebut.

>>> Putri Kusuma Wardani Tersingkir dari Indonesia Open 2026

Unggahan Mendadak Hilang

Saat perhatian publik sedang tinggi, unggahan mengenai lowongan tersebut justru tidak lagi dapat ditemukan.

Hilangnya unggahan itu terjadi setelah muncul catatan komunitas dari pengguna media sosial asal Jepang yang mempertanyakan kredibilitas Annyaobake.

Dalam catatan tersebut disebutkan bahwa kelompok tersebut pernah dikaitkan dengan dugaan rekayasa cerita rumah berhantu untuk kegiatan berbayar. Karena itu, lowongan yang beredar dinilai belum tentu merupakan pekerjaan yang benar-benar tersedia.

Sejumlah warganet Jepang juga ikut menyampaikan peringatan kepada masyarakat Indonesia agar tidak langsung mempercayai tawaran pekerjaan dengan nominal besar yang beredar melalui akun tersebut.

Salah seorang pengguna media sosial dengan nama akun @enna_mite menilai kelompok Annyaobake telah kehilangan kepercayaan publik di Jepang setelah berbagai klaim yang mereka buat dipersoalkan.

Status Lowongan Belum Jelas

Hingga kini belum ada kepastian apakah tawaran pekerjaan uji nyali tersebut benar-benar dijalankan atau hanya bagian dari aktivitas lain yang tidak dijelaskan secara terbuka.

Pantauan terakhir menunjukkan unggahan yang sempat memuat informasi perekrutan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kondisi itu membuat kejelasan mengenai lowongan berupah Rp8,4 juta tersebut masih menjadi tanda tanya.