Pebalap rookie Moto3, Brian Uriarte, resmi didiskualifikasi dari seluruh hasil balapan Seri Catalunya. Keputusan ini dijatuhkan akibat pelanggaran regulasi teknis pelumas mesin pada Kamis (5/6/2026).

Sanksi berat ini berdampak positif bagi pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Posisinya naik satu peringkat di klasemen sementara setelah diskualifikasi Uriarte.

>>> Veda Ega Pratama Siap Hadapi Moto3 Prancis di Le Mans

Pemeriksaan teknis pasca-kualifikasi di Sirkuit Catalunya menemukan pelanggaran.

Sepeda motor KTM yang dikendarai pebalap Red Bull tersebut terbukti menggunakan oli mesin yang tidak sesuai aturan resmi FIM.

Regulasi Pelumas Tunggal FIM

FIM memiliki aturan ketat mengenai penggunaan pelumas tunggal bagi seluruh tim. Tujuannya menjaga kesetaraan kompetisi di kelas Moto3.

Regulasi menyatakan hanya oli mesin dari pemasok yang ditunjuk yang diizinkan digunakan di semua bagian mesin. Termasuk crankcase, gearbox, dan kopling, tanpa tambahan atau perubahan apa pun.

Uriarte kehilangan poin penting yang didapatnya di Catalunya. Ia finis di urutan keempat setelah memulai balapan dari posisi start ketiga.

>>> Thomas Tuchel Gandeng Miami United untuk Persiapan Timnas Inggris

Uriarte sempat mengajukan banding dan meminta analisis sampel B saat sidang di GP Mugello. Namun hasil laboratorium tetap menunjukkan temuan yang sama dengan sampel A.

Melalui sidang lanjutan di Hongaria, FIM Steward resmi menjatuhkan hukuman diskualifikasi total. Sanksi berlaku untuk sesi kualifikasi dan balapan Catalunya.

Akibatnya, posisi Uriarte yang sebelumnya berada di peringkat keempat klasemen dengan selisih 78 poin dari Maximo Quiles di puncak, kini terjun bebas ke peringkat kedelapan.

Perubahan ini memberikan keuntungan bagi Veda Ega Pratama yang tengah menjalani musim debutnya di Moto3 bersama Red Bull KTM Ajo.

>>> Visa AS Belum Terbit, Timnas Iran Tetap Berangkat ke Meksiko

Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut otomatis naik satu baris di papan klasemen revisi terbaru.