Aryna Sabalenka dijadwalkan menghadapi Diana Shnaider dalam babak perempat final Prancis Terbuka pada Rabu, 3 Juni 2026.

Pertandingan di Roland Garros ini menjadi peluang besar bagi Sabalenka untuk meraih gelar pertamanya di turnamen tersebut.

>>> Nova Arianto Siap Rotasi Besar-besaran Timnas U-19 Lawan Timor Leste

Sabalenka saat ini menempati peringkat satu dunia dan menjadi unggulan utama setelah beberapa pesaing beratnya tersingkir.

Di sisi lain, Shnaider yang berusia 22 tahun dan berada di peringkat 23 dunia berhasil menembus perempat final Grand Slam tunggal pertamanya.

Mantan pemain Inggris dalam siaran BBC Radio 5 Sports Extra memuji peningkatan pergerakan Sabalenka yang dinilai terus berkembang.

Jalannya turnamen juga diwarnai performa mengejutkan dari petenis lain, seperti Maja Chwalinska yang melaju setelah kemenangan di Lapangan Philippe-Chatrier.

"I honestly don't know what is going on.

I know I repeat myself, but every single match here is kind of crazy for me," kata Chwalinska.

Ia mengaku gugup dan stres menghadapi tekanan, namun berusaha tetap fokus pada permainannya.

>>> Stasiun TV Indonesia Tayangkan Laga Timnas U19 dan Kualifikasi Internasional Malam Ini

"I am very grateful. I was definitely nervous.

It is normal and I care. I am stressed, of course, but I try to focus on my job and my games.

I am happy that I did that," ujarnya.

Chwalinska menegaskan hanya mencoba memenangkan setiap pertandingan tanpa terlalu fokus pada kepercayaan diri.

"I just try to win every match that I am playing, but I am not focusing on confidence.

I am playing against the best players in the world, so I will not compare myself to them," katanya.

Setelah lolos, Chwalinska mengungkapkan rencana pemulihan fisik sebelum pertandingan selanjutnya.

>>> Jadwal Liga Inggris Pekan Penentu: Rekap Hasil Pekan ke-36

"Just sleep and maybe watch some Netflix - I am good!" katanya.