Pelatih berusia 74 tahun itu merasa bangga masih bisa berkontribusi di sepak bola modern.

"Hal yang menyenangkan bagi saya adalah masih ada tempat untuk pria yang lebih tua di permainan ini," jelasnya.

Dia sempat khawatir saat pertama kali kembali menangani tim karena lama tidak aktif melatih.

"Kekhawatiran utama saya pada Oktober lalu adalah kesesuaian kemampuan dengan perkembangan taktik terkini," papar O'Neill.

Namun, ia berhasil membuktikan kapasitasnya dan membawa dampak positif bagi performa tim.

"Itu kekhawatiran saya, bukan tentang menghancurkan apa yang saya lakukan 20 tahun lalu, tetapi terlalu tua. Kini itu menjadi kebanggaan besar," pungkasnya.

Perjalanan Dunfermline

Dunfermline Athletic yang dinakhodai Neil Lennon menembus final setelah mengalahkan Hibernian, Aberdeen, dan Falkirk.

Mereka melewati semifinal lewat adu penalti.

>>> FC Inter Menang Derby, HJK Ditahan Imbang Ilves di Veikkausliiga

Tim kasta kedua ini berjuang meraih trofi Piala Skotlandia ketiga, yang terakhir dimenangkan pada musim 1967-1968.