Wahyu Subo Seto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim. "Terima kasih kepada semua pemain dan ofisial, bersama-sama semusim untuk kerja sama tim," katanya.

PSBS Biak Tak Menyerah

Pelatih kepala PSBS Biak, Marian Mihail, menegaskan bahwa pasukannya tidak akan menyerah begitu saja. Mereka tetap mengincar kemenangan perdana di putaran kedua.

"Kita berharap besok kita bisa bertanding dengan baik meski kita dapat tekanan dan kita akan bertanding dengan baik.

>>> Campus League dan UPI Teken Kerja Sama Olahraga Lima Tahun

Besok kita melakukan strategi kita," ungkap Marian Mihail.

Mihail mengungkapkan kepuasannya terhadap perkembangan taktik para pemain, terutama barisan pilar muda.

"Saya merasa senang dengan perkembangan tim saat ini, terutama karena kehadiran beberapa pemain muda yang perlu memahami gaya bermain kami," ungkapnya.

Pelatih asal Rumania tersebut menyatakan bahwa seluruh anggota skuad memiliki tekad yang sama.

"Kini semua pemain telah memahami tugas mereka untuk laga terakhir, kami sangat termotivasi memberikan kesan yang baik," kata Marian Mihail.

Meskipun mengakui keunggulan kualitas Bhayangkara FC, Mihail tetap mematok target spesifik.

"Target utama kami adalah memenangkan pertandingan ini jika memungkinkan, meski kami tahu Bhayangkara adalah lawan yang sangat tangguh," tegasnya.

Masalah finansial klub yang berdampak pada hengkangnya sejumlah pemain pilar tidak membuat Mihail patah arang.

"Kehilangan banyak pemain berkualitas memang menjadi kendala besar bagi kami dalam menyusun strategi," katanya.

Mihail berharap pertandingan ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda.

"Kami menggunakan laga sisa ini untuk mengevaluasi semua pemain, sehingga kami tahu siapa yang layak dipertahankan untuk membangun tim baru," tuturnya.

Pertandingan pamungkas ini menjadi ujian penting.

>>> PSM Makassar Dipastikan Bertahan di Liga 1 Musim Depan

Bhayangkara FC menempati posisi ketujuh dengan 50 poin, sedangkan PSBS Biak berada di posisi juru kunci dengan raihan 18 poin.