Mereka hanya berbahaya dalam transisi. Itu menunjukkan kami berjuang hingga menit akhir.

Kami menghargai setiap langkah dan menjaga jarak dengan tim di belakang. Kami harus tenang untuk mengambil keputusan terbaik dan menuntaskannya pada hari Minggu di Cadiz," tuturnya.

Penyesuaian Taktik dan Dukungan Suporter

Dalam laga tersebut, Leganes sempat mengubah formasi menjadi tiga bek sentral untuk meredam pergerakan lawan. Oca menjelaskan bahwa perubahan itu disesuaikan dengan karakteristik pemain yang tersedia.

"Berdasarkan karakter pemain, kami bisa melakukannya. Namun, kami tetap memainkan empat bek dengan Lalo sebagai bek sayap.

Saat menguasai bola, kami bertiga di belakang dan Peña sebagai pemain sayap," ujar Oca.

>>> Arsenal Tekuk Burnley Lewat Gol Tunggal Kai Havertz

Dukungan masif suporter di stadion mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih. Oca juga berterima kasih kepada klub yang melibatkan pemain akademi dan yayasan dalam laga tersebut.

"Hari ini kami imbang berkat disposisi para pemain dan dukungan suporter. Mereka harus merasa menjadi bagian dari ini, karena tanpa mereka segalanya akan lebih sulit.

Terima kasih juga kepada klub yang mendampingi kami dengan pemain dari Cantera dan Fundación. Ini menunjukkan betapa kompaknya kami," ungkap Oca.

Keputusan Teknis dan Persaingan Ketat

Keputusan untuk tidak menurunkan Cisse dan Duk sejak menit pertama sempat dipertanyakan. Oca menegaskan bahwa itu murni keputusan teknis demi kesegaran strategi.

"Ini bagian dari rencana pertandingan. Kami merasa Peña berlatih dengan baik dan bisa memberikan kesegaran di sisi sayap.

Kami ingin tetap rapat secara defensif di tengah dan tahu bahwa Dani memiliki kemampuan mencetak gol dari belakang.

Ini keputusan teknis murni," jelasnya.