Al Ittihad membidik satu poin penting saat bertamu ke markas Al Shabab di SHG Arena Riyadh pada Minggu, 17 Mei 2026.

Target ini demi mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions Elite Asia musim depan.

>>> Club Brugge Jamu Union Saint-Gilloise dalam Laga Penentu Juara Liga Belgia

Pertandingan tunda pekan ke-28 Liga Pro Arab Saudi ini menjadi momentum krusial bagi tim tamu.

Al Ittihad kini berada di peringkat kelima klasemen dengan raihan 55 poin dari 32 laga.

Sebaliknya, Al Shabab selaku tuan rumah tertahan di peringkat ke-13 dengan 32 poin. Tim tersebut sedang melewati enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan, meski sudah dipastikan aman dari degradasi.

Kondisi Tim dan Rekor Pertemuan

Al Ittihad harus tampil pincang setelah bek Saad Al-Mousa dipastikan absen akibat belum bugar sepenuhnya pascacedera panjang.

Klub juga mengumumkan bahwa penyerang asal Belanda, Steven Bergwijn, harus mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera lutut.

Statistik menunjukkan Al Shabab memiliki rekor buruk di bulan Mei.

Klub berjuluk Singa Putih itu belum pernah menang dalam tiga pertemuan historis melawan Al Ittihad pada bulan tersebut.

Pada Mei musim lalu, Al Ittihad membungkus kemenangan 3-2 lewat dua gol Moussa Diaby dan satu gol Steven Bergwijn.

>>> Jay Idzes Terancam Absen Lama Akibat Cedera Tumit Serius

Al Shabab membalas melalui Yannick Carrasco dan Cristian Guanca.

Pertemuan Mei lainnya terjadi pada musim 2014-2015 saat Al Ittihad menang 4-3. Hasil imbang 1-1 juga tercatat pada musim 2010-2011 silam.

Menurut laporan, Al Shabab yang dilatih oleh Nourredine Zekri diprediksi menerapkan formasi 4-3-2-1. Mereka akan mengandalkan Haroune Camara di lini depan dan Marcelo Grohe sebagai penjaga gawang.