“Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara,” tulisnya dalam unggahan lain.

Singgung Sekolah dari Daerah Terpencil

Dalam status berbeda, Indri menilai muncul anggapan bahwa SMAN 1 Sambas tidak pantas menang karena berasal dari daerah yang tidak populer.

Ia menyebut sekolah tersebut berada di wilayah terpencil dan pernah terdampak konflik pada 1999.

“Bukankah semangatnya adalah siapapun yg maju mewakili provinsi harus dibanggakan? They deserve the win, that’s all,” tulisnya.

Soroti Penyebaran LHKPN dan Sindir Warganet

Tidak hanya membahas polemik lomba, Indri juga menyinggung penyebaran laporan harta kekayaannya yang ramai diperbincangkan publik.

Dalam unggahan lain, ia bahkan menyebut ingin membuka endorse sambil menyindir pihak yang terus mengkritiknya.

“Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yang tersebar makin bikin shock banyak orang,” tulisnya.

Status-status tersebut kemudian memicu beragam reaksi dari warganet dan kembali menghidupkan perdebatan terkait kontroversi penilaian dalam ajang LCC Empat Pilar MPR Kalbar.