Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Dipastikan Bunuh Diri Usai Autopsi

Kematian Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo berinisial M (55) akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan kepolisian memastikan peristiwa tersebut merupakan bunuh diri.

Kepastian itu disampaikan setelah dilakukan autopsi terhadap jenazah korban di RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Polisi menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan pihak lain.

>>> Anisa Florensia Tumanggor Susun Aksi Perampokan yang Berujung Pembunuhan Mertua di Pekanbaru

Hasil Penyelidikan Polisi

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko Sesaria Putra Suma menjelaskan, kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan medis.

Dalam keterangannya, ia menyebut peristiwa yang menimpa korban murni merupakan tindakan bunuh diri.

Korban Ditemukan di Ruang Kerja

Korban diketahui berdomisili di kawasan Perumahan Raha Sedati. Ia ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya di kantor desa pada Minggu sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Barang Bukti di Lokasi

Dalam proses penyelidikan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

  • Sandal warna cokelat
  • Satu unit telepon genggam
  • Sepeda motor Honda Vario
  • Selang air berwarna biru sepanjang sekitar 140 cm
  • Dua lembar dokumen tulisan tangan dan surat perjanjian kerja

Seluruh barang tersebut diamankan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah tidak menunjukkan adanya luka atau tanda kekerasan. Polisi juga memastikan tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam kejadian ini.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan autopsi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis atau memiliki kecenderungan pikiran untuk menyakiti diri sendiri, disarankan segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.