[X]

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Naik jika Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Naik jika Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi

Bbm-Instagram-

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Naik jika Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi

Pemerintah membuka peluang penyesuaian lanjutan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi apabila tren harga minyak dunia tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, kebijakan harga BBM nonsubsidi sepenuhnya mengikuti dinamika pasar global, terutama pergerakan harga minyak mentah internasional.

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap Stabil



Di sisi lain, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami perubahan selama indikator utama masih berada dalam batas yang telah ditentukan.

Dalam penjelasan resminya, pemerintah menetapkan batas aman berdasarkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) dalam satu tahun.

“Selama rata-rata ICP masih berada di bawah US$ 100 per barel, harga BBM subsidi tetap aman dan tidak akan naik,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sudah Dimulai


Sebelumnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi telah dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga pada Sabtu (18/4/2026).

  • Pertamax Turbo naik menjadi Rp 19.400 per liter
  • Dexlite menjadi Rp 23.600 per liter
  • Pertamina Dex mencapai Rp 23.900 per liter

Kenaikan tersebut belum menyentuh seluruh jenis BBM nonsubsidi, karena Pertamax dan Pertamax Green 95 masih dipertahankan pada harga sebelumnya.

Tren Harga Minyak Dunia Jadi Penentu

Bahlil menegaskan, arah kebijakan selanjutnya sangat bergantung pada kondisi harga minyak global.

Jika harga minyak mengalami penurunan, maka peluang kenaikan lanjutan akan tertutup. Namun, jika harga tetap tinggi, pemerintah membuka opsi untuk kembali melakukan penyesuaian.


Berita Lainnya