Imigrasi Amankan Dua WNA Pembuat Video Syur Ojol Gadungan di Bali Saat Hendak Kabur
Petugas Imigrasi Ngurah Rai mengamankan dua warga negara asing yang diduga terlibat dalam pembuatan video viral dengan atribut ojek online di Bali. Keduanya diamankan saat berada di area keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ketika hendak meninggalkan Indonesia.
Dua orang tersebut masing-masing berinisial MMJ, perempuan asal Prancis berusia 23 tahun, dan NBS, pria asal Italia berusia 24 tahun. Keduanya diduga menjadi pemeran dalam video yang sebelumnya ramai beredar di media sosial.
Terpantau Berusaha Mengelabui Petugas
Pengamanan berawal dari pemantauan petugas intelijen keimigrasian terhadap pergerakan MMJ. Yang bersangkutan diketahui mengubah jadwal keberangkatan secara mendadak dari rencana awal menuju Prancis menjadi ke Thailand.
Selain itu, petugas juga menemukan indikasi upaya pengelabuan melalui unggahan media sosial yang menunjukkan seolah-olah pelaku telah berada di luar negeri.
Kecurigaan tersebut mendorong petugas melakukan pemeriksaan di terminal keberangkatan internasional hingga akhirnya berhasil mengamankan MMJ bersama NBS.
Video Direkam di Vila Kawasan Badung
Dari hasil penelusuran, video tersebut direkam di sebuah vila di kawasan Badung. Dalam rekaman yang beredar, terlihat adegan yang melibatkan atribut ojek online sebagai bagian dari konsep.
Identitas pelaku perempuan dapat dikenali dari potongan video, sehingga memudahkan proses pelacakan oleh petugas.
Satu Pelaku Lain Turut Diamankan
Pengembangan kasus dilakukan oleh kepolisian yang kemudian mengamankan satu pelaku lain berinisial ERB, pria asal Prancis. Ia diduga berperan sebagai pengelola sekaligus pihak yang menyebarkan konten ke platform digital.
Ketiga warga negara asing tersebut kini menjalani proses hukum di Indonesia sebelum nantinya dikenakan tindakan administratif keimigrasian.
Imigrasi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Pihak Imigrasi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelanggaran hukum yang dilakukan oleh warga negara asing di wilayah Indonesia.
Koordinasi dengan aparat penegak hukum terus dilakukan guna memastikan setiap kasus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan upaya pelaku untuk menghindari pemeriksaan, namun berhasil digagalkan berkat pengawasan ketat petugas di lapangan.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






