ENDING The Shadow Strays (2024) Dibintangi Aurora Ribero dan Hana Malasa, Penuh dengan Plot Twist dan Adegan Berdarah jadi Set Up untuk Musim Kedua
1. Sumber Inspirasi yang Menarik
Timo Tjahjanto mengungkapkan bahwa film ini terinspirasi dari dinamika hubungan antara guru dan murid, serta menyentuh tema matriaki. "Saya ingin menceritakan dinamika antara seorang guru dan muridnya. Selain itu, saya merasa banyak film Indonesia yang diceritakan dari perspektif maskulin," ujar Timo. Ia menambahkan bahwa tantangan besar adalah menyajikan cerita yang keras dan terkadang kekerasan, tetapi dari sudut pandang perempuan.
2. Anggaran Produksi yang Mencolok
Wicky V Olindo, selaku produser, enggan membocorkan angka pasti dari biaya produksi The Shadow Strays. Namun, ia memberikan gambaran bahwa anggarannya mungkin dua kali lipat dari film The Big 4. "Ya mungkinlah dua kali lipat, kurang lebih," ungkap Wicky. Ini menunjukkan ambisi besar dalam produksi film ini, baik dari segi cerita maupun aspek visual.
3. Latihan Intensif untuk Para Pemain
Aurora Ribero, yang berperan sebagai agen 13, memulai latihan action sebulan lebih awal dibandingkan rekan-rekan artis lainnya. Ini merupakan pengalaman pertama bagi Aurora dalam genre action. Ia menyatakan, "Bulan pertama aku sendiri, yang lain belum masuk. Jadi aku duluan karena enggak tahu sama sekali action dan lain-lain, belajar basic dulu." Aurora mengaku bahwa persiapan dan workshop berlangsung selama empat bulan penuh, menunjukkan komitmen tinggi dalam mempersiapkan perannya.
4. Aksi Berani Tanpa Stunt
Menariknya, Aurora menyatakan bahwa ia melakukan 90 persen adegan laga seorang diri tanpa bantuan stunt double. "90 persen aku ngelakuin sendiri sih sama kayak kak Hana (Malasan, pemeran Umbara)," kata Aurora. Akting dengan koreografi laga ini mengakibatkan sejumlah efek fisik, termasuk rasa pegal dan biru-biru pada tubuhnya. "Tapi memang kalau enggak ada sakitnya itu bukan film action," tambahnya.
5. Pengalaman Menyakitkan yang Wajar
Hana Malasan pun melakukan 90 persen adegan laga tanpa pemeran pengganti. Ia menganggap mengalami lebam adalah hal yang wajar dalam film action. "Oh pastinya ya namanya kalau main action enggak afdol kayaknya kalau enggak ada biru-biru atau sedikit scratch," ungkap Hana. Ia merasa puas dengan persiapannya yang matang, sehingga saat pengambilan gambar, tidak banyak pengulangan yang terjadi.
Update Terbaru
Warga Selamatkan Hewan Terlantar dan Terancam Punah di Berbagai Insiden Global
Jumat / 03-07-2026, 14:57 WIB
Menperin Agus Gumiwang Respons Cepat Insiden Pabrik Herbal Semarang, Tim Investigasi Diterjunkan
Jumat / 03-07-2026, 14:57 WIB
JF3 Fashion Festival 2026 Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Indonesia hingga Eropa
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
bank bjb Edukasi Keuangan untuk ASN Kemenag Sambut Masa Pensiun
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
AS dan Iran Akan Lanjutkan Negosiasi di Doha pada Pertengahan Juli
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
Kolonel Budi Diduga Terlibat Korupsi MBG, TNI Hormati Proses Hukum
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Food Tray Program MBG
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
PLN Pastikan Tak Ada Lagi Mati Lampu Bergilir di Jawa Sejak 21 Juni
Jumat / 03-07-2026, 14:56 WIB
Cristiano Ronaldo Ucap Bismillah Sebelum Eksekusi Penalti, Momen di Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 14:52 WIB
Indonesia Siap Distribusikan 37,92 Juta Liter B50 untuk Mandatori Biodiesel
Jumat / 03-07-2026, 14:51 WIB
Lenovo Rilis HP AI Khusus Anak, Tanpa Game dan Medsos
Jumat / 03-07-2026, 14:51 WIB
PAN Nonaktifkan Ondim Langkat dari Ketua DPW Sumut Usai Kena OTT KPK
Jumat / 03-07-2026, 14:51 WIB
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera, Indonesia
Jumat / 03-07-2026, 14:50 WIB
Start Menu Windows 11 Kini Lebih Modular di Insider Experimental
Jumat / 03-07-2026, 14:50 WIB






