Pada pasien yang menjalani kemoterapi, pemeriksaan ini dapat menunjukkan penurunan aktivitas sel kanker, yang membantu menilai efektivitas terapi.

Dr. Lim Andreas menambahkan bahwa keunggulan pendekatan multidisiplin adalah setiap dokter memberikan masukan sesuai bidang keahliannya. Keputusan terapi tidak ditentukan oleh satu dokter saja, melainkan melalui pertimbangan bersama.

Hasil PET-CT menjadi acuan penting bagi setiap spesialis dalam MDT.

Dokter bedah onkologi menilai kesiapan operasi, onkologi medik menyusun terapi sistemik, onkologi radiasi menentukan kebutuhan radioterapi, dan dokter kedokteran nuklir menginterpretasikan aktivitas kanker.

Untuk mendukung proses ini, Poli Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan menyediakan layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan.

Layanan ini terintegrasi dengan Oncology Center Mayapada Hospital yang komprehensif.

>>> Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Minta Status Tersangka Digugurkan

Pemeriksaan whole-body imaging ini menghasilkan gambar lebih tajam, waktu lebih cepat, dan paparan radiasi lebih rendah. Pasien dapat menjadwalkan konsultasi melalui Call Center 150770 atau aplikasi MyCare.