Dampak Kemacetan dan Suhu Tinggi pada Frekuensi Penggantian Oli Mesin
Bagi pengendara di kota besar seperti Jakarta, mengganti oli mesin sebaiknya tidak hanya berpatokan pada angka kilometer.
Kemacetan yang membuat kendaraan lebih sering berhenti dan berjalan (stop-and-go) menyebabkan mesin tetap bekerja dalam temperatur tinggi meski jarak tempuh tidak bertambah signifikan.
>>> Kondisi Marselino Ferdinan Dipantau Jelang Laga Indonesia vs Kamboja
Akibatnya, kualitas oli bisa menurun lebih cepat dibanding kendaraan yang digunakan di jalan dengan lalu lintas lancar.
Kondisi ini banyak tidak disadari pemilik mobil karena berpotensi memicu kerusakan mesin yang berujung pada biaya perbaikan lebih besar.
Suhu lingkungan yang tinggi membuat temperatur kerja mesin ikut meningkat, mempercepat proses oksidasi oli sehingga kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin menurun.
Pengaruh Suhu dan Pola Berkendara
Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants Mulianto menjelaskan bahwa suhu lingkungan yang tinggi akan membuat temperatur kerja mesin ikut meningkat.
"Suhu lingkungan yang tinggi membuat temperatur kerja mesin ikut meningkat. Akibatnya, oli lebih cepat teroksidasi sehingga kemampuan melumasi dan melindungi komponen mesin menurun.
>>> Gen Z India Bentuk 'Partai Kecoak' Protes Kebocoran Ujian, Menteri Pendidikan Mundur
Jika tetap digunakan melewati masa pakainya, risiko keausan komponen meningkat," katanya.
Karena itu, selain memperhatikan jarak tempuh, pemilik kendaraan juga perlu mempertimbangkan pola penggunaan, kondisi operasional kendaraan, serta lamanya oli digunakan agar perlindungan mesin tetap optimal.
Pertamina Lubricants juga mengingatkan bahwa menghemat biaya perawatan bukan berarti menunda penggantian oli.
Kebiasaan yang Mempercepat Penurunan Kualitas Oli
Salah satu cara menjaga usia pakai oli adalah menghindari kebiasaan menggeber kendaraan pada putaran mesin (RPM) tinggi.
Kebiasaan tersebut membuat mesin bekerja dengan tekanan dan suhu yang lebih besar.
>>> Trofi Piala AFF 2026 Dipamerkan, Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Puasa Gelar
Akibatnya, oli harus bekerja lebih keras untuk melumasi komponen dan menjaga temperatur mesin, sehingga proses oksidasi dan penguapan berlangsung lebih cepat serta viskositas oli menurun sebelum waktunya.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







