Burung Kakatua Jambul Kuning yang Terancam Punah Menemukan Rumah di Hong Kong
Hong Kong, yang dikenal sebagai hutan beton, ternyata menjadi rumah bagi populasi kakatua jambul kuning (yellow-crested cockatoo) yang terancam punah.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal akademik internasional Evolutionary Applications mengungkapkan bahwa burung-burung yang diperkenalkan di Hong Kong ini memiliki keragaman genetik yang sangat tinggi.
Peneliti dari Universitas Hong Kong (HKU) menemukan bahwa populasi ini berpotensi menjadi cadangan genetik bagi spesies yang terancam punah tersebut.
Astrid Andersson, penulis utama studi tersebut, mengatakan bahwa populasi kakatua di Hong Kong dapat berfungsi sebagai populasi cadangan bagi spesies yang sangat terancam punah ini.
Dari Indonesia ke Hutan Beton Hong Kong
Kakatua jambul kuning berasal dari Indonesia dan Timor Leste. Jumlah mereka menurun drastis akibat perburuan untuk perdagangan hewan peliharaan dan hilangnya habitat.
Saat ini, sebagian besar dari mereka tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Namun, sekitar 200 ekor kakatua jambul kuning telah menemukan perlindungan di Hong Kong.
Jumlah itu mewakili sekitar 10 persen dari populasi global yang tersisa. Andersson menggambarkan angka ini ideal dibandingkan dengan situasi di beberapa pulau di Indonesia.
Yang mengejutkan, burung-burung putih salju yang mencolok ini memilih tinggal di kawasan ramai di Pulau Hong Kong, bukan di pedesaan.
Taman Victoria di Causeway Bay dan Taman Hong Kong di Admiralty menjadi habitat utama mereka. Di sana, mereka menemukan banyak makanan seperti buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daun, dan bunga.
Pohon-pohon tua dan besar yang dilestarikan di taman-taman tersebut menyediakan lubang bersarang yang ideal bagi burung-burung ini.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







