Seoul Grand Park Sambut Kelahiran Panda Merah Hasil Penangkaran Alami Pertama di Korea
Dua bayi panda merah yang lahir melalui penangkaran alami untuk pertama kalinya di Korea kini tumbuh sehat di balik layar Seoul Grand Park.
Kebun binatang tersebut mengumumkan pada Selasa bahwa kedua bayi itu lahir sekitar pukul 10.00 pada 19 Juni lalu.
>>> IU Tempuh Jalur Hukum di AS untuk Ungkap Identitas Penyebar Hoaks
Mereka dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan intensif, serta belum diperlihatkan ke publik demi menjaga kesejahteraan mereka.
Upaya Konservasi yang Membuahkan Hasil
“Di tengah krisis perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati, kami sangat gembira mengumumkan kelahiran langka panda merah yang terancam punah ini,” kata Park Jin-soon, kepala Seoul Grand Park.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan perawatan terbaik agar bayi-bayi itu tumbuh sehat, serta terus berupaya memajukan konservasi spesies dan kesejahteraan hewan.
Kelahiran ini merupakan hasil persiapan bertahun-tahun oleh staf perawat hewan, termasuk desain habitat yang cermat, manajemen nutrisi, dan pemantauan perilaku.
Panda merah (Ailurus fulgens) berasal dari hutan dataran tinggi Himalaya dan merupakan satu-satunya anggota keluarga Ailuridae yang masih hidup.
Mereka berkerabat lebih dekat dengan rakun dan musang dibandingkan panda raksasa, dan diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah akibat hilangnya habitat.
Hewan seukuran kucing rumahan ini hampir seluruhnya memakan bambu, menggunakan tulang pergelangan tangan yang membesar untuk menggenggam ranting.
Induk jantan, Ravi, tiba dari Kebun Binatang Calgary di Kanada pada 2023 melalui program Species Survival Plan.
>>> Film 'Paradise Lost' Karya Yeon Sang-ho Akan Tayang Perdana di Festival Film Toronto
Induk betina, Rian, didatangkan dari Tama Zoological Park di Jepang berdasarkan perjanjian konservasi panda merah.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







