Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?
Pada tahun 536, cahaya matahari tampak menghilang. Di Eropa, Timur Tengah, dan sebagian Asia, orang-orang melihat matahari yang redup dan hampir tidak memberikan kehangatan.
Musim panas di China bersalju. Hampir di semua tempat, tanaman gagal panen, menyebabkan kelaparan yang lebih parah dari wabah mana pun.
>>> Kejagung Terima Emas 74 Kg dan Valas Ratusan Miliar dari Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Beberapa tahun kemudian, wabah pes benar-benar datang dan memperburuk keadaan.
Bagi sejarawan dan ilmuwan iklim, tahun 536 menjadi salah satu kandidat terkuat sebagai tahun terburuk untuk hidup.
"Ini adalah awal dari salah satu periode terburuk untuk hidup, jika bukan tahun terburuk," kata Michael McCormick, sejarawan dan arkeolog dari Harvard University, kepada Science.
Matahari Paling Redup dalam Sejarah Manusia
Tahun 536 Masehi jatuh di tengah Zaman Kegelapan.
Sejarawan Bizantium Procopius, yang menulis dari Konstantinopel, menggambarkan bahwa "matahari memberikan cahaya tanpa terang, seperti bulan, sepanjang tahun."
Negarawan Romawi Cassiodorus menulis bahwa "matahari seolah kehilangan cahaya biasanya dan tampak berwarna kebiruan."
Peneliti modern menjelaskan catatan ini melalui satu letusan gunung berapi besar, mungkin di Islandia atau di belahan Bumi utara lainnya.
Beberapa bukti juga menunjukkan letusan tambahan pada tahun-tahun berikutnya.
"Kami pikir yang mungkin terjadi [pada 536] adalah setidaknya satu, mungkin hingga tiga letusan gunung berapi besar, di suatu tempat, baik di sekitar khatulistiwa atau di Islandia," kata Dr. Miles Pattenden, peneliti senior di Australian Catholic University.
"Mereka memuntahkan abu ke atmosfer yang menghalangi matahari. Kami tahu dari sumber tertulis bahwa ada penurunan suhu yang serius, baik di Eropa maupun di China.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







