Netanyahu Perintahkan Operasi Besar-besaran di Tepi Barat
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk memulai operasi besar-besaran di Tepi Barat pada Jumat (24/7).
Perintah ini dikeluarkan setelah bentrokan yang menewaskan empat warga Palestina dan dua tentara Israel.
>>> PLN Electric Run 2026 Digelar November, Target 8.000 Pelari
Insiden bermula ketika sekelompok pemukim Palestina memasuki wilayah Tepi Barat yang dibatasi untuk warga Israel. Israel menyebut kegiatan itu sebagai "pendakian yang tidak sah dan tidak terkoordinasi".
Saat kelompok itu mendekati desa Tell, bentrokan terjadi antara pemukim dan penduduk desa.
Baku tembak kemudian menewaskan empat warga Palestina dan dua tentara Israel, salah satunya juga seorang pemukim.
Seruan Pembongkaran Desa
Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan pembongkaran desa-desa Palestina sebagai tanggapan.
"Penduduk harus dievakuasi demi perlindungan mereka sendiri, dan desa-desa ini harus dibersihkan dari infrastruktur teroris," ujarnya.
>>> Pecatan TNI Ditangkap Usai Curi Ventilator RS di Makassar
Video yang beredar menunjukkan tentara dan pemukim Israel bersenjata memaksa warga Palestina keluar dari wilayah tersebut. Seruan "balas dendam" dalam bahasa Ibrani juga terekam dalam video itu.
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan empat warga Palestina tewas ditembak tentara Israel.
Ketua komite desa Tell, Walid Zeiden, mengatakan para korban berasal dari keluarga yang sama, terdiri dari dua saudara laki-laki dan dua sepupu.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan "tindakan segera" untuk mengakhiri kekerasan di Tepi Barat.
>>> Dihukum Federasi Korea, STY Ingin Habiskan 10 Tahun di Indonesia
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kemudian memberlakukan jam malam di Desa Tell dan Bureij di Palestina, serta pemukiman Yahudi di Shiloh.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







