Star Wars Zero Company Rilis Tanpa Dukungan Mod Resmi
Bit Reactor, pengembang Star Wars Zero Company, mengonfirmasi bahwa game taktis strategi tersebut tidak akan menyertakan dukungan mod resmi saat peluncuran.
Kabar ini mengecewakan sebagian penggemar yang berharap game ini mendapat perlakuan serupa dengan seri XCOM, yang dikenal memiliki komunitas modding aktif.
>>> TASPEN Lengkapi Kanal Layanan Resmi untuk Permudah Akses Nasabah
Namun, Bit Reactor menyatakan tetap menghargai kreator komunitas dan tidak menutup kemungkinan adanya mod tidak resmi.
Alasan Bit Reactor Tidak Menyediakan Alat Mod Resmi
Produser utama Caydence Funk mengungkapkan dalam sesi Q&A di Discord bahwa tidak ada rencana untuk alat mod resmi.
“Kami sangat menghormati komunitas modding, tetapi tidak ada dukungan mod resmi yang direncanakan untuk Star Wars Zero Company,” ujar Funk.
Keputusan ini mengejutkan karena Bit Reactor didirikan oleh mantan pengembang Firaxis yang menggarap XCOM 2, game yang mendapat dukungan alat mod resmi dan tetap aktif berkat konten buatan penggemar.
Bit Reactor tampaknya memprioritaskan sumber daya pengembangan di area lain menjelang perilisan.
>>> Mantan CEO Disney Lupa Alasan Setujui Kingdom Hearts
Harapan Komunitas untuk Mod Tidak Resmi
Meski tanpa alat resmi, modder PC sering membuat modifikasi tidak resmi melalui rekayasa balik jika minat komunitas cukup besar.
Diskusi di Reddit dan Discord menunjukkan bahwa dukungan mod menjadi salah satu fitur yang paling diminta penggemar.
Seorang penggemar bahkan menulis bahwa tanpa mod, game ini akan sulit menggantikan XCOM 2 dalam daftar main mereka.
Star Wars Zero Company akan menampilkan cerita linear tanpa percabangan atau opsi romansa, dengan fokus pada pertempuran taktis dan manajemen skuad.
Kustomisasi karakter yang ekstensif telah diperlihatkan dalam cuplikan gameplay, sehingga banyak pemain berharap mod tidak resmi dapat memperluas pengalaman bermain.
>>> KartRider Rush+ Season 40 Mechanic 2 Hadirkan Kart Baru, Aquarium Mode, dan Lintasan
Belum diketahui apakah Bit Reactor akan mempertimbangkan kembali dukungan mod setelah game dirilis. Untuk saat ini, studio fokus menghadirkan petualangan Star Wars taktis mereka.
Update Terbaru
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







