BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) milik Dato Sri Tahir masuk dalam pemantauan khusus.
Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga yang dinilai tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).
>>> Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
P.
H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, menjelaskan bahwa status UMA diberikan karena pergerakan harga saham di luar pola normal perdagangan.
Pada perdagangan Kamis (23/7/2026), saham MPRO turun 25 poin atau 0,2% ke level Rp11.550 per saham, dari posisi Rp11.757 per saham pada hari sebelumnya.
Meski demikian, Endra menegaskan bahwa penetapan UMA tidak otomatis berarti telah terjadi pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan BEI untuk memastikan perdagangan saham berlangsung secara wajar dan transparan," kata Endra seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
>>> iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Imbauan untuk Investor
BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham MPRO.
Bursa juga meminta para investor untuk memperhatikan penjelasan resmi dari perusahaan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan oleh BEI.
Selain itu, investor diimbau untuk mencermati kinerja perusahaan melalui setiap keterbukaan informasi yang dipublikasikan.
BEI juga mengingatkan agar investor menelaah kembali rencana aksi korporasi perusahaan, terutama jika aksi tersebut masih menunggu persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
>>> Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Di akhir keterangannya, Endra menyarankan investor untuk mempertimbangkan seluruh potensi risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi di masa mendatang sebelum mengambil keputusan investasi pada saham tersebut.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







