Urgensi Pembatasan Anak di Ruang Digital Lewat PP Tunas
Anak-anak Indonesia kini tumbuh di era digital dengan risiko tinggi. Pemerintah mengesahkan PP Tunas untuk melindungi mereka dari ancaman online.
Penetrasi internet Indonesia telah melampaui 80 persen. Sekitar 48 persen dari 220 juta pengguna internet adalah anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun.
>>> Asisten Pelatih Argentina Terancam Sanksi FIFA, Diduga Pukul Dani Olmo
Pada Maret 2025, pemerintah mengesahkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.
Setahun kemudian, Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 diterbitkan sebagai aturan pelaksana. PP Tunas mulai berlaku secara penuh.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan regulasi ini diterbitkan untuk melindungi anak dari berbagai risiko di internet.
"Melalui peraturan ini, pemerintah menunda akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi termasuk media sosial dan layanan jejaring," ujar Meutya pada Jumat (6/3).
PP Tunas membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi.
Regulasi ini juga mewajibkan platform digital melakukan pembenahan agar layanan mereka lebih aman.
Ancaman yang Ingin Diatasi
Menurut Meutya, perkembangan teknologi membawa banyak manfaat namun juga risiko.
Risiko tersebut antara lain paparan konten tidak sesuai usia, gangguan pola tidur, kecanduan media sosial, dan perubahan perilaku akibat konten negatif.
"Anak-anak kita bukan anak yang nakal. Mereka adalah tunas bangsa yang hebat.
Tetapi jika anak-anak yang baik terus-menerus terpapar konten negatif ketika usianya belum siap, tentu perilaku mereka bisa berubah," kata Meutya dalam peringatan Hari Anak Nasional dan Girls in ICT Day 2026 di Jakarta, Selasa (21/7).
Update Terbaru
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







