Menhub Desak KAI Percepat Tambah Rangkaian KRL Green Line
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mendesak PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mempercepat penambahan rangkaian KRL Green Line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.
Langkah ini menyusul peningkatan jumlah penumpang yang signifikan di jalur tersebut.
>>> Kamboja Dua Kali Jadi Lawan Perdana Indonesia di Piala AFF: Laga Alot
Penambahan rangkaian diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkut sekaligus memangkas jarak antarperjalanan atau headway. Saat ini headway KRL Green Line masih sekitar 10 menit.
"Green Line kan jumlah penumpangnya meningkat cukup besar ya, dan kita berharap akan semakin banyak lagi penumpang yang bisa diangkut oleh kereta," ujar Dudy di Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Menurut Dudy, perseroan tengah menyiapkan pengoperasian rangkaian KRL sepanjang 12 gerbong di lintas Green Line. Saat ini rangkaian yang beroperasi berkisar antara delapan hingga 10 gerbong.
Selain itu, KAI juga menyiapkan peningkatan pasokan listrik untuk mendukung operasional rangkaian yang lebih panjang.
Dudy meminta agar proyek ini segera direalisasikan sehingga headway bisa lebih dekat dan kapasitas angkut bertambah.
KAI Commuter menargetkan elektrifikasi jalur KRL Tanah Abang-Rangkasbitung rampung pada 2027. Jika terealisasi, jumlah rangkaian akan ditambah menjadi 12 gerbong.
>>> Mendagri Tito Dorong Transparansi Program Rehab-Rekon Pascabencana
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan target tersebut terus diupayakan bersama pemerintah dan PT KAI melalui pengembangan infrastruktur.
"Tentunya pasti akan diupayakan untuk direalisasikan (pada 2027)," ujarnya.
Pengembangan infrastruktur juga dilakukan di sejumlah titik lain di Jabodetabek, termasuk Stasiun Bogor. KAI Commuter terus mengidentifikasi kebutuhan layanan di setiap lintas bersama penyelenggara prasarana dan Kementerian Perhubungan.
Karina menambahkan, prioritas utama pengembangan tetap pada pemenuhan aspek keselamatan perjalanan kereta dan peningkatan kenyamanan penumpang.
Rencana elektrifikasi jalur Tanah Abang-Rangkasbitung sebelumnya juga disiapkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Proyek ini memungkinkan pengoperasian rangkaian yang lebih panjang, dari 8-10 gerbong menjadi 12 gerbong.
Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah akan menambah gardu listrik dan memperpanjang peron di sejumlah stasiun.
Data KAI menunjukkan jumlah pengguna KRL lintas Rangkasbitung terus meningkat: 43,3 juta orang pada 2022, 77,5 juta orang pada 2025, dan 20,2 juta penumpang pada Januari-Maret 2026.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







