Goldman Sachs dan JPMorgan Raih Pendapatan Rekor Berkat AI
Goldman Sachs dan JPMorgan Chase menjadi pemenang baru dari ledakan kecerdasan buatan (AI). Kedua bank besar AS itu mencatat pendapatan kuartalan rekor pada kuartal kedua 2026.
Pendapatan Goldman Sachs melonjak 39% menjadi $20,3 miliar, sementara JPMorgan naik 27% menjadi $58 miliar. Kenaikan ini didorong oleh trading saham dan investment banking yang kuat.
CFO JPMorgan, Jeremy Barnum, mengatakan AI "ada di mana-mana di pasar keuangan."
Ia menambahkan bahwa lingkungan saat ini sangat aktif dengan IPO besar, rebalancing indeks, dan banyak aktivitas di Asia.
AI Ciptakan 'Super Cycle' Belanja Modal
CEO Goldman Sachs, David Solomon, menyebut fenomena ini sebagai "AI capex super cycle." Permintaan pendanaan untuk pusat data, infrastruktur listrik, dan aktivitas pasar modal meningkat di seluruh dunia.
Goldman mempersiapkan siklus investasi tiga hingga lima tahun yang masih dalam tahap awal. Saham Goldman naik 8% pada perdagangan sore, sementara JPMorgan naik 2%.
Analis Wells Fargo, Mike Mayo, mengatakan bahwa ledakan investasi AI telah "mencapai titik puncak" pada kuartal kedua.
Ia menaikkan target harga untuk Goldman dan JPMorgan setelah hasil kuartalan yang luar biasa.
>>> Prabowo Minta Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp15.000 Dikaji Ulang, Daerah 3T Jadi Sorotan
Trading Saham dan Investment Banking Melonjak
Pendapatan trading saham JPMorgan naik 86% menjadi $6 miliar, sementara Goldman naik 72% menjadi $7,42 miliar. Gabungan keduanya $4,4 miliar lebih tinggi dari perkiraan analis.
Bank of America juga mencatat kenaikan pendapatan trading saham sebesar 70% menjadi $3,6 miliar.
Investor mulai mencari manfaat AI di luar AS, terutama di pasar Asia seperti Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang.
Pendapatan investment banking Goldman naik 55% menjadi $3,4 miliar, dan JPMorgan naik 30% menjadi $3,3 miliar.
Goldman menjadi penasihat utama dalam IPO SpaceX dan penerbitan ekuitas Alphabet senilai $90 miliar.
Bank juga mulai menerapkan AI secara internal untuk meningkatkan pendapatan sambil mengendalikan biaya.
>>> Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS di Timur Tengah Lewat Celah Jaringan
"AI mendorong perbankan dengan menyederhanakan proses, dan perbankan mendorong AI karena tanpa perbankan, pusat data tidak bisa dibiayai," kata Soofian Zuberi dari Bank of America.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







