>>> Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000 per Gram, Cek Rincian Lengkap

Sejarah dan Komitmen BNI

Perjalanan BNI tidak dapat dilepaskan dari sejarah pendiriannya pada 5 Juli 1946, ketika Indonesia tengah membangun fondasi pemerintahan dan kedaulatan ekonomi setelah merdeka.

R. M.

Margono Djojohadikusumo menggagas berdirinya bank milik bangsa sendiri sebagai bagian dari upaya memperkuat harga diri ekonomi Indonesia.

Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa.

Semangat itu terus hidup dalam budaya pelayanan BNI hingga kini, baik melalui strategi bisnis, inovasi layanan, maupun peran insan BNI yang melayani masyarakat secara langsung.

Dari sisi visual, penggunaan gradasi kuning-oranye pada logo melambangkan energi, optimisme, dan kehangatan yang menyertai pelayanan BNI kepada masyarakat.

Adapun warna biru toska merepresentasikan kepercayaan, stabilitas, dan profesionalisme sebagai fondasi hubungan jangka panjang antara BNI dan nasabah.

Ke depan, logo HUT ke-80 akan menjadi identitas visual utama dalam berbagai kegiatan komunikasi, promosi, publikasi, dan aktivasi BNI bersama para mitra.

Melalui momentum HUT ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan Swadharma Bhakti Nagara dengan menghadirkan solusi keuangan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan.

>>> 5 Fashion Item Basic yang Wajib Dimiliki Wanita, Jangan Asal Belanja!

BNI menyatakan akan terus hadir melayani masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia, baik untuk generasi hari ini maupun masa depan.