"Klub-klub dan orang tua untuk lebih bijak mengatur waktu bertanding dan istirahat pemain agar tidak mengalami kelelahan," ingatnya.

Mengenai peta persaingan, Bramantyo menilai kualitas tim Indonesia sudah mampu mengimbangi tim luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

>>> Kim Myung Soo Kangen Nasi Goreng hingga Ketagihan Kicau Mania di Fancon Jakarta

Ajang internasional ini dimanfaatkan Perbasi Surabaya sebagai wadah pemantauan serta seleksi pemain menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah pada November mendatang dan Porprov tahun depan.

Antusiasme tinggi atas gelaran turnamen ini datang dari tim luar negeri.

Yap Yu Tong, pemain andalan asal klub KH Lim Malaysia yang berlaga di kategori KU-16 Putri, mengaku bangga bisa mendapatkan pengalaman bertanding melawan pebasket Indonesia.

Ini merupakan pengalaman bertanding pertamanya di luar Malaysia. "Saya merasa sangat gembira dan bangga bisa ke sini main dengan pemain Indonesia.

Saya boleh belajar banyak.

Mereka memberikan permainan yang tangguh bagi saya," kata Yap Yu Tong yang sukses menyabet gelar MVP kategori KU-16 Putri.

Turnamen Salonpas Let's Move-CLS International Cup 2026 ini diikuti klub-klub basket dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang bertanding pada kelompok usia KU-12, KU-14, KU-16 putra-putri, serta KU-25 putra.

Berikut daftar pemenang turnamen:

KU-12 Putri: Juara 1 The Lion Surabaya, Juara 2 CLS Surabaya, Juara 3 Biffi Surabaya.

KU-12 Putra: Juara 1 The Lion Surabaya, Juara 2 NMO Jakarta, Juara 3 Sahabat Semarang SMG.

KU-16 Putri: Juara 1 KH LIM Malaysia, Juara 2 GCBS Yogyakarta, Juara 3 CLS Surabaya.

>>> Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Kecam Mantan Kiper atas Rasisme

KU-16 Putra: Juara 1 ABA Singapura, Juara 2 XGC Bandung, Juara 3 CLS Surabaya.