Sains Jadi Fondasi Kecantikan: Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang
Konsumen kecantikan kini tidak hanya mencari produk viral, tetapi juga ingin tahu riset di balik formulasinya.
Hal ini menjadi sorotan dalam House of Beauty Hyper Brand Day yang digelar L'Oréal Groupe bersama Shopee.
>>> EcoFlow Buka Store Resmi di Tangerang, Perluas Akses Solusi Energi Pintar
Festival kecantikan tersebut tidak hanya menghadirkan promo dan peluncuran produk baru. L'Oréal juga menunjukkan bahwa sains menjadi fondasi utama inovasi kecantikannya.
Head of Research & Innovation L'Oréal Indonesia, Akash Tiwari, menjelaskan bahwa perusahaan telah mengembangkan penelitian selama lebih dari 117 tahun.
Tujuannya untuk memahami karakteristik kulit, rambut, serta kebutuhan konsumen yang terus berubah.
Pendekatan berbasis sains memungkinkan L'Oréal menghadirkan solusi kecantikan yang efektif, aman, dan relevan bagi berbagai generasi. Setiap produk harus melalui tahapan evaluasi panjang sebelum dipasarkan.
Secara global, L'Oréal telah menggunakan teknologi EPISKIN sejak 1979, yaitu rekonstruksi kulit manusia di laboratorium. Teknologi ini menjadi metode evaluasi produk yang lebih akurat dan etis.
Di Indonesia, komitmen riset diperkuat melalui Evaluation Intelligence Center yang beroperasi sejak 2012. Pusat riset ini mempelajari karakteristik kulit dan rambut konsumen Indonesia agar produk semakin sesuai.
Inovasi Melasyl dan Mexoryl 400
Dalam kesempatan yang sama, L'Oréal memperkenalkan dua inovasi hasil penelitian jangka panjang, yaitu Melasyl dan Mexoryl 400.
Melasyl adalah molekul yang dikembangkan selama hampir 20 tahun melalui penyaringan lebih dari 100 ribu kandidat molekul.
>>> Relawan Prabowo Akui Dulu Benci Jokowi, Kini Jatuh Hati
Teknologi ini dirancang untuk membantu mengatasi hiperpigmentasi dengan mengelola kelebihan produksi melanin tanpa mengganggu fungsi alami pigmen kulit.
Melasyl kini diterapkan pada L'Oréal Paris Glycolic Bright Anti Dark Spot Brightening Serum.
Update Terbaru
Pangeran Harry Pertimbangkan Ulang Kunjungan ke Inggris karena Masalah Keamanan
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Wamen LH: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukan Tontonan, Warga Diminta Jauh
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Bukan Prancis-Argentina, Ini Tim Paling Ganas di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Perwira AU AS Ditahan Usai Protes Pemakzulan Trump
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Polisi Duga Penyekapan 3 Staf Percetakan di Jakpus Bukan Pertama Kali
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Babak I Indonesia vs Malaysia U-17 Imbang Tanpa Gol, Satu Tembakan Kena Tiang
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Transmart Full Day Sale Besok: Diskon 50%+20% Seharian
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Sosok Irjen Wibowo, Kakorlantas Polri yang Baru Dilantik Kapolri
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Paraguay vs Prancis: Mbappe Berpeluang Kejar Messi di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Nintendo Siap Ambil Tindakan Tegas atas Pelanggaran IP Terkait AI
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Samsung Dikabarkan Akan Produksi Chip AI 2nm untuk Anthropic dan Meta
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Dosis Tunggal Psilocybin Ubah Struktur Otak Sebulan Kemudian
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
New York Harbor Gelar Parade Maritim Sail4th 250 yang Spektakuler
Sabtu / 04-07-2026, 21:17 WIB







