Air cooler menjadi alternatif penyejuk ruangan yang lebih hemat listrik dibandingkan AC. Namun seiring pemakaian, performanya bisa menurun sehingga udara yang dihasilkan tidak lagi terasa dingin.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Jika tidak segera diatasi, air cooler akan terus bekerja kurang optimal dan membuat ruangan terasa kurang nyaman.

>>> Mandat Vaksin COVID-19 Turut Picu Penurunan Angka Vaksinasi Global

Penyebab Air Cooler Tidak Dingin

Dalam banyak kasus, performa air cooler menurun akibat penggunaan yang kurang tepat atau minimnya perawatan rutin. Berikut beberapa penyebab yang perlu diketahui.

Pertama, tangki air kosong atau volume air terlalu sedikit.

Air cooler bekerja dengan sistem penguapan air, sehingga jika tangki kosong, alat hanya akan menghembuskan angin seperti kipas biasa.

Kedua, honeycomb pad atau filter kotor.

Debu dan kotoran yang menumpuk pada filter maupun cooling pad dapat menghambat aliran udara dan proses penyerapan air.

>>> Yaxel Lendeborg Sempurna, Warriors Hancurkan Lakers di California Classic

Ketiga, penggunaan di ruangan yang tertutup rapat. Berbeda dengan AC, air cooler membutuhkan sirkulasi udara yang baik agar proses penguapan berjalan optimal.

Keempat, pompa air tidak bekerja optimal.

Pompa yang macet atau tersumbat kerak dan kotoran membuat cooling pad tetap kering, sehingga hembusan udara tidak memberikan efek sejuk.

Kelima, tidak menggunakan ice pack atau es batu. Beberapa air cooler dilengkapi kompartemen es untuk meningkatkan efek pendinginan.

>>> Amerika Serikat Rayakan 250 Tahun dengan Siaran TV Spesial

Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat melakukan langkah perawatan yang tepat agar air cooler kembali bekerja optimal dan menghasilkan udara yang lebih sejuk.