Ketua DPP PDIP Puan Maharani membantah anggapan bahwa partainya masih bersikap abu-abu dalam menentukan posisi politik di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Puan menegaskan PDIP memiliki sikap politik yang jelas di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri, yakni menjadi kekuatan penyeimbang terhadap jalannya pemerintahan.

>>> Guru Besar IPB Minta Klaim Rugi Rp600 Triliun Akibat Under-Invoicing Sawit Diaudit Independen

"Enggak kok, kita jelas," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7).

Meski demikian, Ketua DPR RI itu tidak merinci bentuk konkret peran PDIP sebagai partai penyeimbang maupun bagaimana fungsi tersebut akan dijalankan.

Kritik dari PKB

Pernyataan Puan disampaikan untuk menjawab kritik dari sejumlah elite partai politik yang mempertanyakan ketegasan sikap PDIP terhadap pemerintahan Prabowo.

Salah satu kritik datang dari Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid yang sebelumnya meminta PDIP memperjelas posisi politiknya.

"Kalau memang ingin berada di luar pemerintahan, silakan, tetapi jangan bersikap 'abu-abu'. Itu yang saya maksud.

>>> India Bantu Pemugaran Candi Prambanan, PM Modi Kunjungi Yogyakarta 8 Juli 2026

Posisi PDIP saat ini masih belum tegas. Sebagai partai penyeimbang itu seperti apa?

Perlu diperjelas," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Kamis (19/6/2025).

Menurut Jazilul, partai-partai dalam koalisi pemerintahan saat ini tengah berupaya menjalankan visi dan program Presiden Prabowo. Ia menilai soliditas politik diperlukan agar target pembangunan berjalan baik.

Ia menegaskan koalisi tetap menghormati kritik dari luar pemerintahan. Namun, ketidakjelasan posisi PDIP berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah dinamika politik.

Sorotan terhadap sikap PDIP menguat setelah muncul kabar mengenai keterlibatan seorang kader senior partai tersebut dalam aksi demonstrasi bersama elemen mahasiswa di Jakarta.

>>> Ramalan Zodiak 4 Juli: Cancer Singkirkan Ego, Leo Kembangkan Ide Baru

Dinamika itu turut memunculkan desakan agar PDIP segera menegaskan posisinya.