Proses penyesuaian KBLI 2025 pada sistem OSS (Online Single Submission) ternyata tidak sesederhana mengganti kode kegiatan usaha. Banyak pelaku usaha justru mengalami penolakan saat mengajukan perubahan data.

Menurut para ahli hukum, hambatan utama bukan terletak pada perubahan kode KBLI, melainkan pada kewajiban administrasi perusahaan lain yang belum dipenuhi.

>>> Kode One Fruit Simulator Terbaru Juli 2026, Klaim Hadiah Beris dan XP

Salah satu yang paling sering terlewat adalah pelaporan beneficial ownership dan penyelenggaraan RUPS tahunan.

Kendala Administrasi yang Sering Terjadi

Perusahaan yang sudah lama berdiri namun jarang meninjau kembali administrasi korporasinya menjadi yang paling rentan mengalami kendala.

Sistem OSS akan menolak permohonan jika data beneficial ownership belum dilaporkan atau RUPS tahunan belum dilaksanakan.

>>> Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Gaza

Oleh karena itu, sebelum mengajukan perubahan KBLI, pastikan seluruh dokumen administrasi perusahaan sudah lengkap dan sesuai ketentuan.

Ahli hukum menyarankan agar perusahaan segera menggelar RUPS tahunan untuk mengesahkan laporan keuangan dan perubahan data perusahaan.

Selain itu, pelaporan beneficial ownership juga wajib diperbarui agar tidak menghambat proses di OSS.

>>> Meksiko vs Inggris: Three Lions Kembali ke Stadion 'Gol Tangan Tuhan'

Dengan memenuhi dua kewajiban tersebut, proses update KBLI 2025 diharapkan berjalan lancar tanpa penolakan dari sistem.