Fokus pembenahan diarahkan untuk memulihkan kondisi perusahaan agar lebih sehat, akuntabel, dan mampu menjalankan mandat layanan publik serta bisnis logistik.

“Karena itu, satu per satu persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus kami bereskan. Tidak ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan.

>>> Cara Ajukan Pinjaman KUR Mandiri 2026 Rp50 Juta Cicilan 1 Jutaan

Seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai proses hukum,” katanya.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan menyatakan Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri kepada perusahaan pada Kamis (2/7/2026).

Pos Indonesia menyebut alasan pengunduran diri berasal dari pertimbangan pribadi yang bersangkutan.

“PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama, Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026.

Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan,” kata Iwan dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Pos Indonesia belum mengumumkan pengganti Daud maupun jadwal penetapan pimpinan definitif.

Perseroan menyatakan proses transisi akan dijalankan sesuai tata kelola perusahaan dan tidak mengganggu operasional maupun layanan kepada pemangku kepentingan.

“Selanjutnya, PT Pos Indonesia (Persero) memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku,” ujar Iwan.

Pengunduran diri Daud terjadi dua hari setelah tujuh entitas BUMN logistik menandatangani Shareholders Agreement dan Akta Penggabungan di Pos Block, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Konsolidasi tersebut melibatkan Pelindo Sinergi Lokaseva Multiterminal Indonesia, Pelindo Sinergi Lokaseva Prima Indonesia Logistik, Pos Logistics, Pelni Logistics, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Varia Usaha Dharma Segara, dan Krakatau Integrated Logistics.

>>> Hyundai Ioniq 3 Siap Hadir di GIIAS 2026, Panaskan Segmen EV Ringkas

Pos Indonesia akan mengintegrasikan jaringan distribusi domestik, layanan multimoda, dan digitalisasi logistik dalam struktur bisnis baru hasil penggabungan tujuh entitas BUMN tersebut.