PT Pertamina (Persero) resmi membuka Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026. Perusahaan mengusung tema 'Energizing Innovation' pada penyelenggaraan ke-23 sejak dimulai pada 2003.

Pendaftaran dan pengiriman karya dimulai hari ini hingga 31 Oktober 2026. Karya yang dapat diikutsertakan adalah yang tayang pada periode 1 November 2025 hingga 31 Oktober 2026.

>>> Hasil Piala Dunia: Gol Ronaldo dan Ramos Bawa Portugal ke 16 Besar

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, tahun ini pihaknya melakukan new branding atas AJP.

Tujuannya untuk mengapresiasi kerja sama dan menceritakan hal-hal di dunia energi kepada khalayak.

"Kita ambil tema 'Energizing Innovation'," ujar Baron dalam acara Kick Off & Coaching Clinic AJP 2026 di Ballroom Grha Pertamina, Kamis (2/7).

Ia menjelaskan, tema tersebut mencerminkan keyakinan untuk merangkul perubahan, beradaptasi terhadap tantangan, dan menciptakan solusi yang mendorong keberlanjutan.

Baron menekankan, kolaborasi Pertamina dengan media bukan sekadar penghargaan, melainkan kerja sama dan engagement yang berdampak besar pada masyarakat.

>>> Vinfast Klaim SPK MPV 7 Tembus 1.200 Unit, Baru 400 Terdistribusi

Hubungan dengan media kini merupakan kemitraan yang menghadirkan informasi akurat dan menumbuhkan kepercayaan publik.

"Apa yang dilakukan Pertamina bukan hanya untuk kepentingan sendiri, tapi untuk kepentingan masyarakat dan bangsa," imbuh Baron.

Pada AJP 2026, Pertamina memperkuat mekanisme pendaftaran, penilaian, penjurian, hingga penentuan pemenang yang mengedepankan independensi, objektivitas, profesionalitas, dan transparansi.

Terdapat delapan kategori dari dua pilar, yaitu bisnis dan non bisnis. Masing-masing pilar mencakup Karya Tulis, Karya Video, Karya Audio, dan Karya Esai Foto.

Baron berharap AJP 2026 menjadi tempat bercerita, mengukir sejarah, dan memberikan investasi positif bagi masyarakat.

>>> Menyusuri Glodok: Jejak Sejarah Jakarta dari Gang ke Gang

"AJP bukan hanya cerita tentang award, tapi bagaimana kita menorehkan sejarah buat masyarakat dan bangsa," pungkasnya.