Sejumlah pengamat menilai kebijakan ini sebagai respons atas tekanan ekonomi global yang mereka hadapi.

Meski situasi memanas, saluran komunikasi diplomatik antarnegara dilaporkan masih terus diupayakan. Kedua belah pihak berusaha mencari titik temu untuk menghindari bentrokan bersenjata secara terbuka.

Ketegangan terbaru ini meletus setelah Iran dan AS sempat menyepakati nota kesepahaman pada pertengahan Juni lalu.

Kesepakatan pada 18 Juni tersebut mencakup komitmen perpanjangan gencatan senjata selama dua bulan.

Dalam perjanjian itu, Washington setuju menghapus blokade angkatan laut dengan kompensasi pembukaan kembali akses penuh di kawasan selat.

Langkah tersebut diharapkan meredakan tensi politik dan memulihkan arus pasokan energi global.

>>> Brigjen Lalu Iwan Jadi Tersangka ke-7 Korupsi Makan Bergizi Gratis

Saat ini, proses negosiasi teknis untuk merumuskan kesepakatan final masih berjalan intensif. Pembahasan mengenai kelanjutan program nuklir Teheran dimediasi bersama oleh diplomat dari Qatar dan Pakistan.