Empat anggota keluarga di Vinton County, Ohio, menghadapi dakwaan penelantaran anak setelah penggeledahan polisi menemukan 16 anak dikurung di satu ruangan di rumah mereka di Hamden.

Anak-anak berusia 18 bulan hingga 18 tahun itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Jaksa Agung Ohio Andy Wilson mengatakan mereka tampak seperti 'hewan liar'.

>>> Vatikan Nyatakan Society of St. Pius X dalam Skisma, Ekskomunikasi Dijatuhkan

Wilson mengaku masih bisa mencium bau ruangan tersebut sehari setelah penggeledahan. "Saya tidak bisa menghilangkan bau itu dari tubuh saya," ujarnya.

Sheriff Vinton County Ryan Cain melaporkan anak-anak itu dikurung di ruangan berukuran 12x12 kaki yang dipenuhi kotoran manusia dan bakteri.

Tidak ada kandang, tetapi kondisi sangat kotor.

"Sebagian besar ternak kami dipelihara dalam kondisi yang lebih baik daripada anak-anak ini," kata Cain. Ia menyebut pemandangan di dalam rumah itu "menjijikkan".

Tujuh anak dilarikan ke rumah sakit Columbus, sementara dua lainnya diterbangkan ke pusat trauma tingkat satu. Satu anak masih dirawat dengan ventilator dalam kondisi kritis.

Para terdakwa adalah Gary Siders Jr., Gary Siders Sr., Christina Siders, dan Elizabeth Siders. Mereka mengaku tidak bersalah atas 16 dakwaan penelantaran anak tingkat dua.

Bond ditetapkan sebesar $300.000 masing-masing.

>>> Minnesota Tutup Kantor Pemerintah dan Bank pada 4 Juli 2026

Jaksa Wilayah Vinton County William Archer mengatakan kasus ini murni masalah intra-keluarga, bukan jaringan kejahatan yang lebih luas.

Tetangga mengaku tidak pernah melihat anak-anak di luar rumah. Joseph Stewart, 60, mengatakan tidak ada anak-anak di jalan itu.

"Ini situasi yang menyedihkan," katanya.

Petey Angels, 64, mengatakan desa berpenduduk kurang dari 1.000 orang itu tidak siap dengan penyelidikan semacam ini.

"Tidak ada yang terjadi di sini," ujarnya.

Keluarga itu menghindari pelacakan resmi dengan sering pindah selama dua dekade, sehingga anak-anak tidak pernah bersekolah atau memiliki catatan medis dan pemerintah.

Jaksa Agung Wilson berjanji keadilan akan ditegakkan. "Ini mengerikan," katanya.

>>> Mediasi Gagal, Perkara Ijazah Jokowi Lanjut ke Persidangan

"Keadilan akan ditegakkan untuk anak-anak ini."