Tokoh Amerika Kaji Ulang Cita-Cita Pendiri Bangsa di HUT Kemerdekaan ke-250
Pemenang Academy Award Jamie Lee Curtis berpendapat bahwa dokumen pendiri sengaja merancang perdebatan demokratis yang berkelanjutan, bukan sistem yang statis.
"Saya tidak berpikir mungkin untuk memiliki persatuan yang sempurna. Saya pikir itulah intinya," kata Curtis.
Curtis menolak pandangan politik biner, lebih memilih pertanyaan konstan untuk mencapai hasil demokratis.
"Saya pikir ada persatuan yang tidak sempurna, dan saya pikir itulah yang membuat Amerika begitu istimewa. Ini tidak biner, dan tidak membatu.
Seharusnya perdebatan dan pertanyaan dan jawaban, dan gejolak itulah yang membawa Anda pada solusi demokratis," ujarnya.
Kapten hoki Olimpiade Mike Eruzione menyebut kemenangan "Miracle on Ice" 1980 atas Uni Soviet sebagai bukti ketahanan Amerika melawan rintangan yang luar biasa.
"Saya pikir pelajaran yang ditunjukkan tim kami pada tahun 1980 dengan memenangkan medali emas Olimpiade, dengan mengalahkan Soviet, tim yang tidak ada seorang pun di dunia yang berpikir kami bisa kalahkan, adalah contoh hebat dari apa yang membuat negara kami begitu hebat," kata Eruzione.
Eruzione menyatakan bahwa sejarah nasional ditentukan oleh mengatasi tantangan yang tampaknya mustahil.
"Saya pikir ketika Anda melihat kembali 250 tahun di negara kami, Anda telah melihat momen-momen seperti itu, di mana meskipun tantangan, meskipun fakta bahwa tidak ada yang berpikir kami bisa mencapai sesuatu, Anda menemukan cara untuk melakukannya," katanya.
Perenang peraih sembilan medali emas Olimpiade Katie Ledecky menjelaskan bahwa kompetisi atletik internasional menunjukkan semangat nasional yang bersatu.
"Kami adalah bangsa yang gigih yang merangkul kompetisi dalam segala bentuk," kata Ledecky.
Ledecky mengamati bahwa olahraga berfungsi sebagai jaringan penghubung yang kuat di seluruh negeri. "Olahraga di Amerika berada pada puncaknya ketika kegembiraan, kesenangan, dan tantangannya menyatukan kita," ujarnya.
Pelatih basket Mike Krzyzewski menyimpulkan bahwa kesuksesan masa depan Amerika Serikat bergantung sepenuhnya pada praktik aktif prinsip-prinsip budaya intinya.
"Ajarkan, rayakan, dan yang terpenting, jalani nilai-nilai yang telah menjadikan Amerika negara terbaik di dunia," kata Krzyzewski.
>>> 10 Ledakan Surya Kelas M dan Satu X1.1 Picu Badai Geomagnetik
Krzyzewski menyatakan bahwa negara ini memiliki bakat besar, dan selama 250 tahun, telah terbukti tidak tergoyahkan oleh ujian-ujian institusi besar.
Update Terbaru
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB
Super Junior-83z Resmi Debut dengan Mini Album 'Promise' pada 13 Juli 2026
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB
Chuu Rilis Single Digital Baru ‘Rule’ Berkolaborasi dengan Heize
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Filipina di AVC Girls U-18 2026
Jumat / 03-07-2026, 03:10 WIB
Babak I Piala Dunia: Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0
Jumat / 03-07-2026, 03:10 WIB
BNN: 3,37 Ton Kuncup Ganja di Gresik Hendak Dijadikan Cairan Vape
Jumat / 03-07-2026, 03:09 WIB
KARD Umumkan Album Studio Perdana 'Where To Now? (Part.2) : NOWHERE'
Jumat / 03-07-2026, 03:09 WIB
Duo V8 dari SEVENTEEN Tembus Setengah Juta Kopi dalam Tiga Hari
Jumat / 03-07-2026, 03:09 WIB
Kang Seung Yoon WINNER Dikabarkan Main Drama Thriller Misteri Baru
Jumat / 03-07-2026, 03:09 WIB
Park Gyu-jeong dari GroovyRoom Konfirmasi Nikah Musim Gugur
Jumat / 03-07-2026, 03:09 WIB
Eks Rekan Ungkap Keretakan Hubungan Tifa dan Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 03-07-2026, 02:56 WIB
Gerindra Sentil Bupati Purwakarta Om Zein soal Lagu yang Dinilai Lecehkan Perempuan
Jumat / 03-07-2026, 02:56 WIB
Dokter Tifa Disebut Menangis Usai Dipecat Tim Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 03-07-2026, 02:56 WIB
Sony Sebut AI sebagai Teknologi Fundamental yang Mendukung Strategi Perusahaan
Jumat / 03-07-2026, 02:43 WIB






